News / Nasional
Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB
Rahmat Gobel (kemeja putih) meninggal dunia. [Antara/Widodo S Jusuf]
Baca 10 detik
  • Rachmat Gobel meninggal dunia di Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026 dini hari.
  • Almarhum meninggal secara mendadak setelah sebelumnya masih menjalankan kegiatan kedewanan dalam kondisi kesehatan yang terlihat sehat wal afiat.
  • Jenazah disemayamkan di rumah duka Jakarta Selatan dan direncanakan akan dimakamkan di kampung halaman almarhum di Gorontalo.

Suara.com - Keluarga besar Partai NasDem tengah berduka. Salah satu kader terbaiknya yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim.

Hermawi mengungkapkan bahwa kepergian Rachmat Gobel tergolong sangat mendadak.

Pasalnya, sehari sebelum wafat, mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut masih menjalankan aktivitas kedewanan seperti biasa dan dalam kondisi sehat.

"Kemarin beliau masih ikut diskusi di Fraksi DPR RI NasDem. Mendadak, karena kemarin beliau terlihat sehat wal afiat," kata Hermawi kepada wartawan, Jumat.

Berbeda dengan rencana sebelumnya, Hermawi meluruskan bahwa jenazah tidak akan disemayamkan di Gedung DPR RI. Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Supomo No. 55A, Jakarta Selatan.

Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di tanah kelahirannya, Gorontalo.

Namun, mengenai jadwal keberangkatan dan teknis pemakaman, pihak keluarga akan memberikan informasi lebih lanjut.

"Jenazah disemayamkan di rumah, tidak jadi di DPR. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo," jelasnya.

Baca Juga: DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap

Rachmat Gobel meninggalkan seorang istri, Ibu Retno Damayanti Gobel, serta dua orang anak, yakni Annie Gobel dan Mohammad Arif Gobel. Almarhum juga meninggalkan menantu dan tiga orang cucu.

Pihak NasDem mewakili keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

"Kami mohon doa dan dimaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya," tutup Hermawi.

Load More