Suara.com - Sembilan warga di wilayahnya sembuh dari paparan virus corona (COVID-19) berdasarkan data yang diterimanya hingga Sabtu (28/3) pukul 12.00 WIB.
"Ada sembilan orang yang sudah sembuh, semoga akan terus bertambah pasien yang sembuh," kata Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi di Jakarta, Senin.
Dalam data yang diterimanya tersebut, total ada 144 warga Jakarta Barat yang positif terinfeksi COVID-19, dan 44 orang yang tengah menunggu hasil.
"Rinciannya 66 perempuan, 90 laki-laki dan dua unidentifikasi," kata Rustam.
Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta Barat ada 275 dan 298 pasien dalam pemantauan (PDP).
Pasien positif COVID-19 yang meninggal di Jakarta Barat tercatat delapan orang.
Rustam mengingatkan warga Jakarta Barat agar tak keluar rumah guna mencegah penyebaran virus corona.
"Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah pastikan selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, baik sebelum maupun sesudahnya. Serta memakai masker dan jaga jarak aman minimal satu setengah meter antara satu dengan yang lainnya," ujar Rustam.
Rustam mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dan waspada menjaga kesehatan, sebisa mungkin untuk tidak keluar rumah bila tidak hujan atau perlu sekali.
Baca Juga: Terkuak! Viral Pasutri ke Mal Pakai Hazmat karena Ketakutan Kena Corona
Selain itu, dia meminta warganya agar tak perlu dengan bersentuhan atau cium pipi saat bersalaman untuk menghindari penyebaran COVID-19.
Rustam menambahkan, jika ada tanda-tanda terinfeksi seperti suhu badan tinggi batuk sesak nafas tenggorokan sakit lemas agar segera hubungi hotline Gugus Tugas Covid 19 Jakarta Barat.
Nomor yang diberikan itu di antaranya adalah, Dian (081617006662), dokter Dika (085725009305) dan dokter Santayana (081398323130)
"Selanjutnya ikuti terus perkembangan informasi seruan dan instruksi resmi dari pemerintah semoga wabah corona ini segera mereda dan berakhir," ujar Rustam.
Berita Terkait
-
Pertama di Lampung, Pasien Corona 02 Sempat BAB 5 Kali Sebelum Meninggal
-
Diduga Tertular Anaknya yang Baru dari Jakarta, Pasien Suspect Meninggal
-
Jokowi: Pekerja Informal Terpaksa Mudik karena Penghasilannya Hilang
-
Mau Lockdown, DPRD Sebut Anies Bisa Bunuh Warganya Jika Tak Berbekal Ini
-
Desak Jokowi Tiru Nyali Pejabat Daerah, Fadli Zon: Lockdown Segera!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
-
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
-
Empat Korban Kebakaran SPBE Cimuning Meninggal Dunia
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
-
Pembobol Rumah Kosong di Tangerang Terungkap, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Jakarta Timur
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Gibran Sambut Usulan DPR, Ajak Lembaga Negara Mulai Berkantor di IKN
-
Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik
-
Dorong Transisi Energi, Prabowo Minta Daerah dan TNI Serap Bus-Truk Listrik Buatan Lokal
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat