Suara.com - Belum lama ini beredar kabar jika DKI Jakarta menjadi pusat virus corona karena salah memilih gubernur.
Anggapan itu beredar usai seorang pengguna Facebook bernama Bunga Indah menulis status di Facebook.
Dalam statusnya itu, ia mengatakan, "Jakarta menjadi daerah yang paling banyak terinfeksi virus COVID-19 karena salah pilih gubernur."
Status itu pun sempat viral karena mendapat 239 komentar. Namun, apakah tuduhan tersebut benar?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa tidak benar provinsi DKI Jakarta menjadi pusat virus corona karena salah memilih gubernur.
Memang benar DKI Jakarta menjadi pusat penyebaran virus corona. Namun, sebabnya bukan karena masyarakat Jakarta salah memilih gubernur, melainkan karena tingkat mobilitas di Jakarta sangat tinggi sehingga virus terbawa masuk.
Selain itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi karena DKI Jakarta memiliki banyak pintu masuk.
Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), selain DKI Jakarta, ada empat provinsi lain dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi yaitu di atas 50 kasus. Provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tiadakan Salat Jumat di Masjid?
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, dapat dipastikan bahwa tuduhan yang dilakukan oleh Bunga Indah terbukti tidak benar. Status yang ia tulis memuat informasi yang menyesatkan karena tidak berdasarkan fakta.
Berita Terkait
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 4 April 2020
-
13 Jam Tangani Pasien Corona Covid-19, Perawat Ini sampai Alami Dehidrasi
-
Menikah di Tengah Wabah Corona Pengantin dan Tamu Pakai Masker
-
Selain Olahraga, Cara untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama #DiRumahAJa
-
Robot Ini Bantu Menyapu Jalan saat Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004