Suara.com - Seorang ibu di Kota Batam mendadak viral di media sosial usai membuat aturan kreatif untuk anaknya. Aturan yang dibuat tersebut menginspirasi banyak orang tua lainnya untuk membuat anak mereka mau bertahan di rumah selama pandemi virus corona.
Sebuah akun Twitter @widanwp mengunggah beberapa foto poster berisi aturan yang diterapkan di rumah. Sang ibu yang bernama Mama Gita itu menuliskan serangkaian aturan agar sang anak bisa mendapatkan uang dari ibunya.
Dalam foto tersebut, ada beberapa cara agar anak bisa mendapatkan uang, mulai dari aktivitas salat, mandi sendiri, menghabiskan makanan, memakain baju sendiri, menghapal Al Quran hingga menuruti nasihat ibunya.
Bila si anak berhasil melakukannya, maka Mama Gita akan memberikan uang, yakni Rp 1 ribu dan RP 2 ribu. Uang yang digunakan bukan uang sungguhan, melainkan hanya uang mainan.
"Duitnya duit palsu ya. Kalau pakai duit asli nanti jajan ke Indomart guys. Sebenar-benarnya social distancing dan #dirumahaja buat anak-anak," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Minggu (5/4/2020).
Tak hanya menetapkan aturan agar bisa mendapatkan uang, Mama Gita juga menerapkan denda bagi anaknya. Apabila sang anak menangis, tidak menghabiskan makanan, tidak mau pakai baju sendiri hingga marah-marah, maka Mama Gita akan memberikan denda sebesar Rp 2 ribu.
Uang yang diperoleh oleh anaknya itu bisa digunakan untuk membeli makanan ringan yang sudah disiapkan oleh Mama Gita. Ada beberapa jajanan yang sudah ia siapkan, harga jajanan bervariatif mulai Rp 1 ribu hingga Rp 2 ribu.
Saat dikonfirmasi Suara.com, akun tersebut mengaku telah berbincang dengan Mama Gita. Mama Gita mengaku menerapkan metode seperti itu untuk mengajarkan anaknya berdagang.
"Ngobrol dikit sama Mama Gita, kenapa beliau menerapkan metode seperti itu. Soalnya anak-anak beliau lihat sehari-hari mamanya dagang terus ingin belajar jual beli tapi nggak tahu uangnya dari mana," ungkapnya.
Baca Juga: Puluhan Hotel Bikin From Jogja with Love, Netizen: Ya Allah Kangen Jogja
Alasan Mama Gita menggunakan uang mainan pecahan Rp 1 ribu dan Rp 2 ribu karena anaknya baru mengetahui pecahan uang tersebut. Metode itu berhasil membuat anaknya senang dan betah tetap di rumah selama pandemi corona.
Namun, tak sedikit juga warganet yang menilai metode 'reward and punishment' tidak baik untuk diterapkan pada anak.
"Yang paling penting katanya biar senang dan berkesan buat si anak karena #dirumahsaja," tuturnya.
Ide kreatif Mama Gita untuk mengisi waktu selama di rumah di tengah pandemi corona menuai pujian publik. Banyak warganet yang terinspirasi dengan metode yang diterapkan oleh Mama Gita.
"Lucu sih ini, bisa mengajarkan konsep uang sekalian belajar matematika juga. Mau kayak gini besok kalau sudah kumpul sama Yas lagi," ujar @belindch.
"Lucu buat peraturan ke suami juga," kata @gamawutauk.
Berita Terkait
-
IPB Diusulkan Jadi Tempat Tes Swab Virus Corona
-
NBA dan Dua Klub Asal New York Sumbang 1 Juta Masker
-
Sederet Influencer Klaim Punya Metode Lawan Covid-19, Pakar Buka Suara
-
EIjkman Curiga Virus Corona Banyak Menyebar di Rumah Sakit Lewat Udara
-
Aksi Solidaritas Hotel di Yogyakarta : From Jogja With Love
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu