Suara.com - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan orang tergeletak di salah sebuah kantor bank swasta.
Dalam video yang berdurasi 11 detik tersebut, tampak seorang pria yang diduga merupakan nasabah terbujur di depan loket teller.
Peristiwa itu terjadi saat marak wabah virus Corona (COVID-19).
Dalam video itu, nasabah itu dibiarkan tergeletak, dan beberapa orang terdekatnya hanya melihat tanpa membantu pria tersebut.
Ternyata lokasi dari video viral itu adalah salah satu kantor cabang Bank BCA di Jalan S Parman Keluruhan Padang Jati Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.
Hal itu terkonfirmasi setelah Suara.com menghubungi Direktur Utama Bank BCA, Jahja Setiaatmaja.
"Di Bengkulu (kejadiannya)," kata Jahja kepada Suara.com lewat pesan elektronik WhatsApp.
Menurut Jahja, kejadian tersebut terjadi di kantor BCA di Jalan S Parman Keluruhan Padang Jati Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.
Dia pun menyangkal, kejadian itu berkaitan dengan virus corona. Dia mengklaim jika nasabah yang tergeletak itu karena sakit epilepsinya kambuh.
Baca Juga: 1.268 Orang di Jakarta Positif Corona, 126 di Antaranya Meninggal Dunia
"Epilepsi Pak," kata dia.
Berita Terkait
-
Dikira Corona, Warga Tak Berani Tolong Mbah Dirman yang Sakit Masuk Angin
-
3 Hari, Lagu Virus Corona Rhoma Irama Tembus 1 Juta di YouTube
-
Tenaga Medis Berguguran karena Corona, Insan Sepak Bola Sumbang APD
-
1.268 Orang di Jakarta Positif Corona, 126 di Antaranya Meninggal Dunia
-
BNPB Akui Kewalahan Masuk Rumah Orang Miskin Jika Jokowi Terapkan Lockdown
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!