Suara.com - Khawatir meninggal gara-gara virus corona alias Covid-19, perawat bernama Kate O'Flaherty (21) dari Dublin, Irlandia, menulis surat wasiat.
Seperti disadur dari laman Mirror, Selasa (7/4/2020), Kate telah memberitahu pacarnya tentang surat wasiat itu. Ia menyimpan surat tersebut di kamar.
Perawat muda ini berharap pacarnya dapat menemukan surat tersebut apabila dirinya tiba-tiba jatuh sakit.
Pengakuan Kate ini sekaligus menjadi pengingat kepada orang-orang yang masih mengeluh untuk mengisolasi diri di rumah dan menjaga jarak dengan yang lain.
"Jika kalian merasa sulit untuk menempatkan diri pada posisi petugas kesehatan sekarang. Aku akan mencoba yang terbaik untuk melukismu - aku menulis surat wasiatku tempo hari," kata Kate.
Ia menambahkan, "Aku menyimpan surat itu di kamarku dan memberi tahu pacarku di mana itu kalau-kalau terjadi sesuatu padaku. Aku 21 tahun."
Kate menulis surat wasiat itu setelah perusahaan pengurus kematian, Farewill menawarkan surat wasiat gratis, yang biasanya berharga £ 90. Penawaran ini berlaku untuk tenaga medis.
Kate yang cemas, tampak rendah hati berbicara atas nama para perawat, "Kami tidak ingin Anda menyebut kami pahlawan. Kami tidak ingin Anda bertepuk tangan untuk kami di depan pintu Anda".
Ia melanjutkan, "Kami ingin kalian bertarung dengan kami, untuk memastikan bahwa perawat, pengasuh, dan siapa pun dalam profesi keperawatan mendapatkan fasilitas dan bayaran yang layak mereka terima".
Baca Juga: Ridwan Kamil: PSBB Corona Seperti Lockdown
"Kita membutuhkan semua orang untuk bersatu, kita membutuhkan semua orang untuk memperjuangkan perawat dalam hidup mereka," ujarnya.
Unggahan Kate mendapatkan banyak respon. Warganet memberikan dukungan untuk Kate, perawat yang memikirkan akhir hidupnya.
Muireann O'Connell berkomentar, "Ya Tuhan, Kate, itu sulit, jadi aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang yang hidup dengannya. Kuharap kau baik-baik saja."
Janica menulis, "Oh Kate, itu adalah hal yang mengerikan untuk direnungkan pada usia 21. Aku sangat menyesal kau harus merenungkan itu".
Lillie berkomentar, "Maaf, pemerintah telah mengecewakanmu seperti ini dan saya akan selalu mendukungmu".
Berita Terkait
-
Dikira Tidur, Pria Tewas di Kursi Depan SMP Bikin Geger Warga Padang
-
Akhirnya, Lockdown Kota Wuhan Resmi Berakhir
-
PSBB Jakarta Dinilai Lambat, Ainun Najib: Pingpong yang Bantai Manusia
-
Ganjar Tengok TKI dari Malaysia yang Pulang Kampung, Panen Pujian Publik
-
Ide Bagus, Dokter Ini Pasang Foto pada APD agar Pasien Bisa Kenal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi