Suara.com - Sebuah rekaman yang menunjukkan aksi pemotor dengan sengaja mendorong bocah pesepeda dari belakang viral di media sosial. Si bocah bahkan sampai masuk ke selokan.
Namun pelaku yang mendorong bocah justru tertawa.
Video berdurasi 9 detik yang menunjukkan kejadian tersebut diunggah oleh akun Twitter @areajulid pada Selasa (7/4/2020).
Pantauan Suara.com, hingga Rabu (8/4/2020), video itu telah disaksikan lebih dari 340 ribu kali. Sebanyak lebih dari 5 ribu warganet mengunggah ulang video tersebut.
Tampak dalam video itu, seorang pengendara motor melaju kencang dari arah belakang bocah yang naik sepeda.
Tiba-tiba pemotor itu mendorong bocah tersebut. Sehingga menyebabkan si anak jatuh terperosok ke selokan yang penuh dengan air.
Keterlaluannya, video ini direkam oleh pengendara motor. Bahkan terdengar tawa dari pengendara motor itu di akhir cuplikan.
Menurut penuturan seorang warganet, bocah yang didorong oleh pengendara motor itu merupakan adik kelasnya.
"Gua mau konfirmasi ini, gua alumni dari sekolah itu, dia itu adik kelas gua, dia sekarang masih kelas 7, dan ada yang bilang dia itu pendiem banget. Satu sekolah sudah pada tahu kecuali guru. Jadi gua berusaha buat chat guru gua," ucap warganet tersebut.
Baca Juga: Resmi! Pemprov Jabar Ajukan Rekomendasi Bodebek Berlakukan PSBB
Sementara itu, akun @areajulid yang mengunggah video tersebut mengaku masih menelusuri pengunggah pertama atau pelaku yang mendorong bocah tersebut.
Beberapa warganet telah memberikan kecaman kepada pelaku melalui komentar.
"Coba misal jatuhnya di got atau di tumbuhan yang gatel/ada durinya kan kasian," tulis seorang warganet.
"Belum lagi kalau di tasnya ada barang berharga kayak laptop, hp, atau dokumen penting gimana? bisa rusak," tambah warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Tinjau Sosialisasi Covid-19
-
Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi
-
Viral Pemotor Pamer Alat Vital di Stasiun Klender, Polisi Turun Tangan
-
Heboh Foto dan Video Perampokan di Muara Karang, Polisi: Itu Hoaks!
-
Ngamuk di RS! Keluarga Tolak Jenazah Dibawa Ambulans Pasien Corona
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama