Suara.com - Tahun 2020 baru memasuki bulan keempat namun, kesedihan yang datang bertubi-tubi seakan membuat tahun ini terasa sangat berat. Akun Twitter @2020official pun akhirnya meminta maaf.
"Mohon maaf semuanya," tulis akun @2020official.
Meski hanya akun fiktif semata namun kehadiran @2020official di jagat Twitter ternyata menghibur sebagian besar warganet.
Para pengguna Twitter berbondong-bondong melampiaskan kekesalannya di kolom reply hingga cuitan itu viral dan memperoleh lebih dari tiga ribu komentar.
"Fu*ek!" balas @tiarbah, chef idola warganet yang memiliki 98 ribu pengikut.
Kocaknya, cuitan tersebut diserbu akun-akun fiktif lain yang berperan menjadi Blackberry, Twitter, Sirup Marjan, hingga Google.
Akun-akun fiktif ini tumpah jadi satu di kolom reply guna memuntahkan kekesalan mereka akibat kesedihan berturut-turut di tahun 2020.
"Kamu amj**k," tulis akun cosplay Google @Gooogle_Id.
Akun Sirup Marjan juga tak mau kalah menumpahkan kekesalannya.
Baca Juga: Pandemi Corona, Jokowi Sebut Dua Kelompok INI Tak Bisa Dilarang Mudik
"Iklan gue tahun ini auranya berbeda gara-gara elo. Dulu pas ada iklan gue orang-orang pada semangat karena pertanda mau ramadan. Nah, sekarang ada iklan gue bawaannya sedih mulu," tulis @siruppmarjan.
Di mata warganet, tahun 2020 sarat dengan kesedihan yang seakan tak ada habisnya. Tangkapan layar yang dibagikan oleh @pipino__ ini menjelaskan deretan peristiwa yang membekaskan luka mendalam di hati warga masyarakat.
"Di 2020 kita kehilangan Kobe Bryant, Ashraf Sinclair, Ibunda Jokowi, Glenn Fredly, dan yang paling ngenesnya kita kehilangan waktu bermain di luar bersama kawan-kawan," tulis @ramdanpurnamaa sesuai tangkapan layar.
Kalau dipikir-pikir, tahun 2020 memang penuh dengan kesedihan mulai dari berita kematian para tokoh dan selebriti hingga wabah virus corona yang melanda hampir seluruh negara di dunia.
Dear 2020 Trending di Twitter, Warganet Penuhi Lini Masa dengan Keluhan
Lini masa Twitter hari ini Kamis (9/4/2020) dipenuhi oleh banyak cuitan warganet yang mengeluhkan berbagai kejadian di tahun 2020. Bahkan Dear 2020 sampai masuk daftar topik terpopuler Twitter.
Berita Terkait
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
-
Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost
-
Kisah Irma dan Lima Anaknya: Hidup Terkatung-katung di Rimba Kalimantan, Cuma Makan Ubi Kayu
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?