Suara.com - Satu lagi tenaga medis menjadi korban akibat virus corona covid-19. Ns Elok Widyaningsih, perawat yang bertugas di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang gugur seusai berjuang melawan virus tersebut
Sebelum dimakamkan, jenazah Elok Widyaningsih sempat mendapat penghormatan terakhir dari rekan-rekan sesama tenaga medis.
Dari video yang diunggah oleh @kondekturbus_ via Twitter, terlihat belasan orang tengah berjejer rapi di bagian kanan dan kiri, menunggu keberangkatan jenazah Elok menuju pemakaman.
"Pemberangkatan jenazah Ns. Elok Widyaningsih, S. Kep, perawat yang gugur ketika bertugas di RS Eka Hospital BSD, Tangerang," tulis @kondekturbus_ via Twitter.
Yang membuat warganet semakin sedih, dalam video itu terdengar juga isak tangis seseorang yang diduga merekam video.
Suaranya terisak-isak sambil terus merekam keberangkatan jenazah Elok menuju pemakaman.
Sementara itu, rekan-rekan tenaga medis yang telah berbaris di bagian kanan dan kiri terlihat menundukkan kepala saat mobil jenazah mulai berlalu.
Video yang beredar di media sosial itu sontak dibanjiri komentar sedih dari warganet. Mereka tidak tega melihat tenaga medis berjatuhan setiap harinya.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga tidak ada lagi nakes yang menjadi korban. Amin," tulis @waruboy.
Baca Juga: Luhut Bolehkan Ojol Bawa Penumpang, NasDem: Bikin Polisi dan Warga Bingung
"Yang rekam sambil nangis," kata @wayansuyantika.
Beberapa warganet juga mengungkapkan rasa hormat mereka kepada para tenaga kesehatan yang gugur akibat wabah covid-19.
"Tempat terbaik sudah menunggu di alam sana bu. Terima kasih dedikasinya," kata @agoes_mochagus.
"Selamat jalan sus, terima kasih untuk pengabdiannya," tulis @LianMAniez.
Berita Terkait
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
Ironi Prioritas: Saat Program MBG Menggeser Martabat Guru dan Nakes
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tiket Domestik Mahal, Relawan Nakes ke Lokasi Bencana di Sumatra Lewat Malaysia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!