Suara.com - Sholat Dhuha merupakan sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan dan dianjurkan bagi umat Islam untuk melakukannya. Salat dhuha dua rakaat pahalanya senilai 360 sedekah.
Dikutip dari Portalsatu---jaringan Suara.com, Kamis (9/4/2020), anjuran untuk melakukan ibadah sholat dhuha terdapat dalam hadist yang diungkapkan oleh Abu Hurairah.
"Rasulullah SAW berwasiat kepadaku tiga perkara agar jangan ditinggalkan puasa tiga hari tiap bulan, dua raka’at duha dan Witir sebelum tidur."
Oleh karena itu, berikut ini niat, tata cara dan doa setelah sholat dhuha yang dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.
Niat Sholat Dhuha
Ushalli sunnatad dhuh rak‘ataini lillhi ta‘l
Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah SWT.
Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat Dhuha dilakukan pada waktu matahari sedang naik. Sekira cuacanya berhalangan adalah lebih mudah dengan merujuk kepada takwim waktu salat.
Baca Juga: Heboh DualSense PlayStation 5, Fans Langsung Bikin Desain Warna Sendiri
Waktu paling afdal melakukan salat sunnah dhuha adalah saat matahari naik, tinggi 7 hasta atau 3 meter.
Seperti tertulis dalam hadis dari Zaid bin Arqam r.a. berkata: "Nabi saw keluar menuju tempat Ahli Quba, di kala itu mereka sedang mengerjakan salat Dhuha".
Sholat Dhuha boleh dilakukan sekurang-kurangnya dua rakaat hingga 12 rakaat. Tetapi yang paling banyak dikerjakan oleh Rasulullah ialah delapan rakaat.
Jika dua rakaat surat yang dianjurkan dibaca adalah ayat al-Kursi 10 kali dan Al-Ikhlas 10 kali atau surat As-Syams dan Ad-Dhuha. Atau surat Al-lail dan Al-Insyirah.
Sedangkan sholat dhuha lebih daripada 4 rakaat, salat pertama dianjurkan membaca surat As-Syams dan Ad-Dhuha. Sedangkan sholat seterusnya lebih diutamakan surah al-Kafirun dan Al-Ikhlas.
Doa setelah Sholat Dhuha
Berita Terkait
-
Malam Ini PBNU Gelar Doa Pertaubatan Global Bersatu Melawan Corona
-
Cegah Wabah Corona, Kemenag Sumbar Imbau Tiadakan Salat Tarawih di Masjid
-
Doa dan Amalan Malam Nisfu Sya'ban, Malam Pengampunan
-
Sholat Berjemaah di Tengah Corona, Rosul Meninggal saat Magriban di Masjid
-
MUI Jateng Sebut NU dan Muhammadiyah Masih Tarik Ulur Soal Salat Tarawih
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel