Suara.com - Sejumlah warga di South Windsor Negara Bagian Connecticut Amerika Serikat menggelar parade mobil di depan rumah dokter Saud Anwar sebagai ungkapan terima kasih.
Melansir tayangan dari NBC CT (11/4/2020), para warga beriringan menggunakan mobil dan membunyikan klakson melewati depan rumah dokter Saud Anwar. Poster-poster berisi ungkapan terima kasih pun dipasang di mobil mereka.
Masih mengenakan pakaian kerjanya, dokter paru di Rumah Sakit Manchester Memorial ini pun keluar dari rumah.
Ia melambaikan tangan dan sesekali melempar ciuman jauh sebagai tanda apresiasi untuk para warga.
Seorang anak kecil bahkan sempat membacakan tulisan ungkapan terima kasihnya pada dokter keturunan Pakistan-Amerika tersebut.
Dokter Anwar menjadi pembicaraan publik Connecticut usai dirinya berhasil menciptakan inovasi terbaru alat bantu pernapasan ventilator.
Inovasi ini diciptakan ketika beberapa rumah sakit mengalami kekurangan ventilator untuk menangani pasien covid-19 yang terus bertambah.
Ventilator, menurut dokter Anwar, digunakan untuk membantu pasien covid-19 bernapas.
"Jika Anda menghitung, tidak mungkin rumah sakit di negara mana pun di dunia ini dapat menampung pasien yang sakit parah," kata Anwar kepada NBC Connecticut, Kamis (2/4/2020).
Baca Juga: Susu Sapi vs Susu Kerbau, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Nutrisi?
Ia bersama timnya kemudian mengembangkan ventilator yang bisa digunakan untuk menanggulangi peningkatan pasien.
Bersama Kevin Dyer yang memiliki Interpro 3D Printing dan Robert Conley, seorang insinyur desain mekanik, mereka berhasil menciptakan 3D Ventilator Quad Splitter dalam waktu satu minggu.
Ventilator ini bisa digunakan untuk tujuh orang dalam satu waktu.
"Kita harus mencoba dan menyelamatkan sebanyak mungkin orang dan setidaknya memiliki semua alat yang tersedia," kata Anwar.
Berita Terkait
-
Program Aksi Kemnaker, BLK Samarinda Serahkan 200 APD pada IDI
-
Lantang Kritik Ganjar Pranowo, Warganet Ungkap Jejak Digital Dokter Berlian
-
Demi Hibur Pasien, Dokter Tampan Pasang Foto Topless di APD-nya
-
Selama Corona, Dokter Ini Manfaatkan Bagasi Mobil Sebagai Rumah Sementara
-
Jaga Kekebalan Tubuh, Dokter Gizi Ingatkan Jangan Lupa Makan Protein
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan