Suara.com - Kepolisian Distrik Petaling Jaya, Malaysia, menyatakan, mereka telah menangkap seorang inspektur polisi atas tuduhan bahwa dia telah memerkosa dua wanita Mongolia di sebuah hotel. Penangkapan tersebut berlangsung Sabtu pekan lalu.
Kepala Polisi Distrik setempat, Nik Ezanee Mohd Faisal mengatakan, bahwa pihak berwenang telah menyelamatkan dua wanita yang disebut sebagai turis berusia 20 tahun dan 37 tahun pada Sabtu malam.
"Tersangka berusia 30 tahun telah dikirim (ditahan) selama lima hari mulai hari ini untuk memfasilitasi penyelidikan berdasarkan Pasal 376 Hukum Pidana atas dugaan pemerkosaan," katanya, tanpa merinci identitas tersangka lebih lanjut.
"Kami juga akan mencari perintah perlindungan sementara dari pengadilan untuk dua korban," ujarnya, sebagaimana dikutip Free Malaysia Today, Senin (13/4/2020).
Nik Ezanee menyatakan, polisi akan melakukan penyelidikan yang adil terhadap kasus pemerkosaan tersebut.
Dia juga menambahkan bahwa teman para korban, warga negara Mongolia lainnya, telah membantu polisi dalam mencatat keterangan mereka karena kedua korban tersebut tidak dapat berbicara dalam bahasa Inggris atau pun Melayu.
Menurut laporan polisi, kedua wanita Mongolia itu ditangkap di sebuah area penghalang jalan pada Jumat malam. Keduanya lantas ditahan oleh seorang perwira yang mengklaim bahwa kedua perempuan itu tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.
Dengan alasan itu, perwira yang merupakan inspektur polisi itu kemudian membawa kedua korban ke sebuah hotel hingga terjadilah dugaan pemerkosaan.
Baca Juga: Ibu Guru SMA Ditangkap Polisi, Perkosa Siswa Laki-laki
Berita Terkait
-
Pulang dari Malaysia, 47 TKI Ditangkap Bakamla di Perairan Nongsa
-
Ditemukan Pemotor di Pinggir Jalan, Kakek ini Sudah Tak Makan Beberapa Hari
-
Dua Turis Asing Diperkosa Oknum Polisi dan 6 Berita Heboh Lainnya
-
Agar Tak Kelaparan, Pekerja Asing di Negara Ini Terpaksa Makan Daun Pepaya
-
Dulu Disepelekan, Kisah Petani Permalukan Ibu Mantan Pacarnya Viral
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran