Suara.com - Sebanyak 36 Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bethel, Petamburan, Jakarta positif terinfeksi virus Corona (Covid-19).
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan, awal terungkap kasus ini lantaran ada 1 mahasiswa yang tunjukan gejala.
"Ya mahasiswa ini kan sama seperti kita juga, kita ini kan mahkluk sosial berinteraksi mereka ke luar ada keperluan dan sebagainya. Kita juga enggak telisik yang pasti di awal ada satu orang yang memang berobat ke dokter, ada gejala," kata Bayu seusai meninjau Asrama Mahasiswa STT Bethel, Petamburan, Jakarta, Jumat (16/4/2020).
Menurut Bayu, usai satu mahasiswa dalam Asrama menunjukan gejala, pihaknya kemudian langsung bergerak cepat melakukan rapid test kepada seluruh mahasiswa.
"Dan akhirnya kami melakukan rapid semua di dalam dua kali rapid yang positif 41 (mahasiswa) akhirnya kami kami coba (tes) swab dan sebagainya yang positif akhirnya 36 (mahasiswa)," ungkapnya.
Sementara itu, ada 98 mahasiswa dinyatakan negatif dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) disarankan jalani isolasi mandiri di Asrama Mahasiswa STT Bethel. 36 yang dinyatakan positif Covid langsung dibawa ke RSD Wisma Atlet.
"Iya yang sudah kita bawa itu 36 semalam kami bawa. Dan di dalam (asrama) masih 98."
Sebelumnya, beredar di media sosial video yang memperlihatkan bus-bus mengangkut para mahasiswa untum jalani isolasi.
Dalam rekaman suara video tersebut disebutkan bahwa bus itu mengangkut mahasiswa STT Bethel yang terinfeksi virus Corona. Asrama ini pun kini ditetapkan sebagai zona merah Corona dan dijaga ketat aparat.
Baca Juga: Survei SMRC: Rakyat Indonesia Makin Susah, Ekonomi Terpuruk karena Corona
Berita Terkait
-
Gubernur Ganjar Marah: Pasien Corona Tak Jujur, 46 Medis Tertular COVID-19
-
Suarakan Physical Distancing, Adibal Rilis Lagu Baru
-
Memo Pejabat China Bocor ke Publik, Corona Tadinya Sengaja Ditutupi?
-
Kasus Corona Pada Pekerja di Lokasi Piala Dunia Qatar 2022 Bertambah Lagi
-
Ilmuwan Atlanta Temukan Obat Baru Virus Corona, Berhasil Diuji ke Tikus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar