Suara.com - Sebanyak 18.958 pelanggaran terjadi selama satu pekan penindakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jakarta. Penindakan aturan tersebut dimulai sejak Senin (13/4/2020) lalu.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pada Senin (13/4/2020) lalu atau hari pertama penindakan aturan PSBB tercacat 3.474 pelanggaran. Kemudian pada Selasa (14/4) tercatat 2.090 pelanggaran. Selanjutnya, Rabu (15/4) tercacat 1.337 pelanggaran.
Pada Kamis (16/4) terjadi peningkatan jumlah angka pelanggaran yakni sebanyak 1.715. Peningkatan jumlah angka pelanggaran kembali terjadi pada Jumat (17/4), yakni 3.990.
Jumlah angka pelanggaran kembali menurun pada Sabtu (18/4) tercatat sebanyak 3.451. Sedangkan pada Minggu (19/4) atau tepat sepekan tercatat jumlah pelanggaran yang terjadi yakni sebanyak 2.901.
Adapun, jika diakumulasikan jumlah pelanggaran yang terjadi sejak hari pertama penindakan aturan PSBB pada 13 hingga 19 April 2020 yakni berjumlah 18.958.
Sambodo menyebut, dua hari terakhir terjadi peningkatan jumlah angka pelanggaran lantaran penindakan teguran itu tidak hanya dilakukan di pos pemeriksaan atau chcek point. Namun juga juga di pos pemantau lalu lintas.
"Iya (ada peningkatan), karena dua hari terakhir ada penambahan penindakan teguran di pos pantau, tidak hanya check point," ujar Sambodo.
Berita Terkait
-
Simak Deretan Wilayah yang Sudah dan Siap Terapkan PSBB di Luar Jabodetabek
-
Polisi dan Tentara Berjaga di 6 Titip saat PSBB Corona di Makassar
-
Surabaya Raya Bersiap PSBB Corona, Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Lebih
-
Geger Homoseks Mandi Bareng di Pemandian Air Panas Bogor saat PSBB Corona
-
Lagi PSBB Corona, Belasan Gay Mandi Bareng di Pemandian Air Panas Bogor
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India