Suara.com - Krisis corona sedikit banyak mengguncang kondisi perekonomian kita. Namun, ada satu solusi yang bisa membantu menghidupkan finansial kita. Ternak lele bisa menjadi jawabannya.
Ternak lele mungkin terkesan remeh untuk dijadikan sebagai cita-cita kaum urban. Tapi ini bisa menjadi ladang bisnis yang menguntungkan jika ditekuni.
Menurut Donny Pasaribu, CEO Simbiofish, sebuah aplikasi untuk membantu masyarakat beternak lele, permintaan lele lebih tinggi dibandingkan dengan ayam. Ini bisa menjadi faktor penting untuk membaca pasar bisnis ternak lele.
"Permintaan lele dan harga lele relatif stabil, dibandingkan ayam misalnya. Sampai saat sekarang pun permintaan tetap tinggi," jelas Donny seperti yang dikutip Suara.com, Rabu (22/4/2020).
Donny pun membuat aplikasi Simbiofish untuk membantu para calon atau petani ternak lele agar bisa memasarkan hasil bertaninya.
Jika dilihat di laman Simbiofish, aplikasi ini berguna bagi masyarakat urban di Jabodetabek misalnya, yang memiliki kendala beternak lele karena lahan yang sempit.
Ia pun menawarkan konsep urban farming melalui budidaya ikan lele.
"Ikan lele adalah komoditas pertanian urban yang pertama kali akan kita kembangkan. Pertama karena relatif tahan terhadap berbagai keadaan lingkungan, cepat dibesarkan dan memiliki pasar yg besar di Indonesia," bunyi keterangan di laman Simbiofish.
Selain menyediakan informasi mengenai beternak lele dan cara memasarkannya, masyarakat juga bisa memmbeli peralatan yang diperlukan melalui aplikasi yang didirikan Donny Pasaribu dan Donni Ramadhani ini.
Baca Juga: KPK Tegaskan Tak Berikan Fasilitas Berlebihan Kepada Tahanan Selama di Sel
Donny mengaku bahwa aplikasi yang sudah dapat diunduh di PlayStore ini telah terhubung dengan para petani di seluruh Indonesia.
Kekinian, Donny dan timnya sedang mengembangkan aplikasi ini agar bisa terkoneksi dengan jaringan pecel lele seluruh Indonesia.
"Daripada ribut Kartu Prakerja dan kursus-kursus online berbayar, mending ternak lele. Untuk permodalan, sedang diusahakan, kalau credit scorenya bagus, bisa dapat pinjaman juga," kata Donny.
Berita Terkait
-
PHRI: 1.642 Hotel di Indonesia Tutup Sementara Selama Pandemi Covid-19
-
Nggak Butuh Waktu Lama, Begini Cara Daftar Kartu Pra Kerja
-
323.224 Buruh di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan Tanpa Upah Akibat Corona
-
Gara-gara Corona, Pengangguran Bisa Bertambah 5 Juta Orang
-
59 Juta Pekerja di Eropa Terancam Jadi Pengangguran
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal
-
KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional