Suara.com - Astronot pertama Malaysia Dr Sheikh Muszaphar Shukor kini menjadi kurir pengantar makanan di sebuah restoran lokal. Aksinya itu dilakukan demi membantu Malaysia di tengah pandemi virus corona.
Dialihbahasakan dari World of Buzz, Kamis (23/4/2020), ia baru-baru ini membagikan foto dirinya saat sedang beraksi menjadi kurir pengantar makanan Restoran Rebung Dato Chef Ismail.
Sejak penerapan Movement Control Order (MCO), restoran tersebut sempat tutup. Namun, kini restoran tersebut kembali buka sejak pekan lalu.
Bahkan Sheikh Muszaphar yang merupakan salah satu pemilik restoran tersebut ikut turun langsung mengantarkan pesanan makanan. Ia melakukannya demi membantu pemerintah Malaysia selama penerapan MCO.
"Kami mulai buka kembali pekan lalu selama MCO dan saya sendiri akan turun langsung ke lapangan mengantarkan makanan," Kata Sheikh Muszaphar.
Sheikh Muszaphar juga membagikan beberapa potret dirinya saat sedang menjadi kurir. Momen tersebut membuat ia bernostalgia saat ia baru memulai usahanya.
"Saya ingat pergi ke Pasar Borong Selayang pukul 4 pagi, membeli makanan laut segar setiap hari selama enam bulan terakhir saat baru memulai bisnis," kata Sheikh Muszaphar.
Saat baru merintis bisnis kuliner, ia juga terjun langsung mengantarkan makanan kepada para pelanggan. Perjuangannya itu ternyata kini berbuah manis.
Restoran tersebut kini telah memiliki 80 karyawan dan berhasil meraih banyak penghargaan.
Baca Juga: Anies Yakin Jakarta Paling Cepat Pulih dari Virus Corona
Untuk diketahui, jumlah pasien positif corona di Malaysia kini telah mencapai 5.603 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 95 kasus. Adapun angka kesembuhan dari virus corona mencapai 3.542 kasus.
Berita Terkait
-
Gubernur Edy Perkirakan Banyak TKI dari Malaysia Mudik Melalui Sumut
-
Malaysia Kemungkinan Ikuti Jejak Indonesia, Menteri: Perayaan Bisa Ditunda
-
Perbedaan Mobil Penyemprot Disinfektan Indonesia vs Malaysia, Kocak Abis!
-
Problema Lockdown, Angka KDRT Terhadap Perempuan di Malaysia Meningkat
-
Terhalang Lockdown, Para Ibu di Singapura Kirim 3.000 Kg ASI ke Malaysia
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon