Suara.com - Narapidana program asimilasi dan integrasi mendapatkan bantuan berupa bahan makanan pokok. Bantuan itu diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Bantuan ini diserahkan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) pada Jumat (24/4/2020). Pelaksana Tugas (Plt) DitjenPAS, Nugroho, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang telah memberikan bantuan. Meski di sisi lain, banyak orang yang tidak menyetujui akan adanya program asimilasi narapidana di tengan pandemi Virus Corona atau Covid-19.
"Di saat banyak yang memandang sinis akan program asimilasi dan integrasi untuk saudara-saudara kita, para narapidana, ternyata masih ada yang peduli dan memandang narapidana asimilasi atau klien Pemasyarakatan juga perlu mendapat dukungan untuk menjalani kehidupan baru di luar Lapas,” kata Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Sementara itu, salah seorang relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Ricky Budiman mengatakan kalau pemberian bantuan tadi ditujukan untuk membantu para narapidana yang baru dibebaskan agar bisa menjalani asimilasi dan integrasi di rumah dengan baik.
"Dengan bantuan ini kami ingin tunjukkan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama. Memberikan penguatan dan mendukung asimilasi dan integrasi menjadi manusia yang lebih baik dan kembali hidup berdampingan sebagai masyarakat,” ujar Ricky Budiman.
Adapun bantuan yang diberikan berupa 1.900 paket bahan makan pokok. Selanjutnya diserahkan oleh Plt. DirjenPAS kepada Kepala Balai Pemasyarakatan DKI Jakarta dan Tangerang Kota. Bantuan langsung didistribusikan kepada warga binaan yang sedang menjalankan asimilasi dan integrasi.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri. Bersama-sama, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!