Suara.com - Jumlah pasien yang dirawat Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menunjukkan penurunan dibanding hari sebelumnya. Per Senin (27/4/2020) ini pasien yang dirawat berjumlah 837 orang.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengungkapkan data itu dihimpun hingga pukul 08.00 WIB. Adapun jumlah pasien tersebut terdiri dari 503 pria dan 334 pasien wanita.
"Positif Covid 723 orang, PDP 56 orang, ODP 58 orang," kata Yudo kepada wartawan, Senin (27/4/2020).
Penurunan terlihat dari jumlah pasien yang dirawat berkurang tiga orang. Di mana pada hari sebelumnya jumlah pasien yang dirawat ialah 840 kini menjadi 837. Kemudian jumlah pasien yang positif masih sama dengan hari sebelumnya.
Kemudian untuk pasien PDP dinyatakan Yudo berkurang satu orang dan pasien ODP berkurang dua orang.
Selain jumlah pasien di RS Wisma Atlet, Yudo juga mengabarkan jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Pulang Galang. Pasien yang dirawat di sana berjumlah 43 orang yang seluruhnya ialah pria.
"Positif Covid 32 orang, PDP nihil, Orang Tanpa Gejala (negatif) 11 orang," ujar dia.
Berita Terkait
-
WNI Positif Corona di Luar Negeri Tembus 567 Orang, Tersebar di 32 Negara
-
Gereja Basilea Christ Cathedral Serpong Terbakar
-
Viral Ibu dan Anak Pelukan di Ambulans, Tertular Corona saat Ayah Pulang
-
Sepi Job Tapi Cicilan Sebulan Rp 250 Juta, Iis Dahlia Mendadak Pusing
-
Cewek ABG Berstatus PDP Meninggal, Perawat Puskesmas di Serang Diisolasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab