Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengimbau pihak pengelola minimarket untuk membatasi jam operasional hingga pukul 20.00 WIB. Imbauan itu disampaikan sebagai upaya untuk meminimalisir aksi kejahatan kian meningkat di tengah pendemi virus Corona atau Covid-19.
"Pemilik minimarket kami mengharapkan untuk sudah saatnya tidak membuka minimarket 1x24 jam ya, cukup sampai pukul 20.00 WIB. Jadi tidak sampai pagi," kata Nana saat jumpa pers seperti dikutip dari Instagram Divisi Humas Polda Polda Metro Jaya, Senin (27/4/2020).
Di sisi lain, Nana juga meminta pihak pengelola minimarket untuk memasang camera closed circuit television atau CCTV. Disamping juga menempatkan petugas kemanan di setiap minimarket.
"Harus ada juga CCTV dan di situ ada satuan pengamanan. Satpam yang ditunjuk itu juga harus selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang terdekat," ujar Nana.
Untuk diketahui selama masa pandemi Covid-19 tepatnya sejak Maret hingga April 2020 angka kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami peningkatan hingga 10 persen. Kasus kriminalitas yang menonjol diantarnya pencurian dengan pemberatan atau curat, pencurian sepeda motor atau curanmor hingga penyalahgunaan narkoba.
Sementara, kasus pencurian minimarket sendiri setidaknya tercatat ada sebanyak 17 kasus di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebanyak 13 kasus pun telah berhasil diungkap.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Metro Jaya pun telah membentuk tim satuan tugas atau satgas khusus antibegal dan preman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat
-
Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan
-
Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
-
Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing