Suara.com - Jumlah warga di Papua yang terinfeksi virus corona covid-19 terus bertambah. Hingga saat ini sudah 155 orang dinyatakan terpapar virus asal Wuhan, China tersebut.
"Jumlah postif COVID-19 bertambah 13 orang hingga tercatat 155 orang dengan 104 orang dirawat," ujar Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule di Jayapura, Senin (27/4/2020) malam.
Ia menjelaskan, penambahan itu terjadi di beberapa kabupaten dan kota yang sebelumnya memang sudah ada warganya terjangkit.
Meski demikian, belum ada penambahan wilayah penyebaran virus corona dan hingga kini masih tersebar di 11 kabupaten dan kota di Papua.
Kabupaten Mimika tercatat 45 orang dan yang dirawat 36 orang, sembuh enam dan meninggal tiga orang.
Kota Jayapura terdapat 42 orang positif corona, 20 orang dirawat, 19 orang sembuh dan tiga orang meninggal, Kabupaten Jayapura 31orang positif,21 dirawat,9 orang sembuh dan satu orang meninggal.
Kemudian Kabupaten Merauke sebanyak 11 orang positif, lima orang dirawat dan enam orang dinyatakan sembuh, Kabupaten Keerom sebanyak 10 orang positif, delapan dirawat dan dua orang dinyatakan sembuh, Sarmi terdapat empat warga positif, dua dirawat dan dua dinyatakan sembuh.
Kabupaten Nabire tiga orang positif dan semuanya masih dirawat, Jayawijaya tiga orang positif dan masih dirawat, Biak dua positif dan masih dirawat, Mamberamo Tengah dua positif dan dirawat, salah satunya dirujuk ke RSUD Wamena dan Kab. Boven Digul dua orang positif dan keduanya dirawat di RSUD Merauke, jelas Sumule.
Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Papua menuturkan, meski jumlah warga yang positif terus meningkat namun tingkat kematian dapat ditekan.
"Puji Tuhan walaupun jumlah positif terus meningkat namun tingkat kesembuhannya tinggi yakni dari 155 orang yang positif 44 orang atau 28 persen sembuh," ungkap Sumule. (Antara)
Berita Terkait
-
Positif Covid-19, Bapak dan Anak di Jember Harus Jalani Rawat Inap di RS
-
Kejutan: Covid-19 Tak Pengaruhi Penjualan Kia di Triwulan Pertama 2020
-
Positif Covid-19, Wali Kota Palangka Raya: Saya Sedih dengan Kondisi Ini
-
Tetap Berbisnis di Tengah Corona, Ibrahimovic Promosi Parfum Miliknya
-
Pesan Terakhir Sebelum dr Mikhael Robert Wafat: Saya Bangga Jadi Dokter
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Bukan Soal Beda Pendapat, Menkes Ungkap Alasan dr. Piprim Dipecat