Suara.com - Seorang pria di Johor, Malaysia nekat menampar seorang pegawai supermarket. Pria itu tak terima dilarang masuk ke supermarket karena tak mengenakan masker.
Dialihbahasakan dari World of Buzz, Selasa (28/4/2020), aksi nekat pria tersebut terekam dalam kamera pengawas. Video tersebut diunggah dalam akun Facebook We are Malaysians.
Dalam video tersebut tampak pegawai menjaga pintu masuk supermarket. Ia bertugas membatasi pembeli yang hendak masuk ke dalam supermarket.
Saat tiba giliran pria itu masuk, pegawai supermarket menolak pria itu karena ia tak mengenakan masker.
Tak terima dengan penolakan tersebut, si pria mendorong gerbang toko dan langsung menampar si pegawai. Pegawai yang tak terima diperlakukan kasar oleh pria itu langsung balik menampar pria itu.
Keributan tersebut mengundang perhatian para pembeli lainnya yang ada di supermarket. Beberapa pegawai lainnya juga langsung datang berusaha melerai keduanya.
Salah seorang pengunjung lainnya datang dan memberikan masker kepada pria itu. Setelah mendapatkan masker, pria itu masuk ke dalam supermarket meninggalkan pegawai yang ditamparnya.
Aksi arogan si pria itu menjadi sorotan publik. Meskipun pemerintah tidak mewajibkan warganya mengenakan masker saat keluar rumah, aksi pria tersebut tidak patut untuk dilakukan.
Berdasarkan data Worldometer, jumlah kasus virus corona di Malaysia per Selasa mencapai 5.851 kasus. Angka kematian akibat virus tersebut sebanyak 100 kasus dengan angka kesembuhan mencapai 4.032 kasus.
Baca Juga: Kementerian Pertanian Beri Bantuan Padat Karya Simalungun Rp 600 Juta
Berita Terkait
-
Baru Sembuh dari Virus Corona, Wali Kota Bogor Langsung Tutup Paksa Kios
-
Polisi Jatim Bentuk Tim Pemburu ODP dan PDP Virus Corona yang Kabur
-
Pejabat Korsel: Kim Jong Un Mungkin Sedang Hindari Virus Corona
-
Hasil Rapid Test Hotman Paris Negatif Corona, Netizen Malah Bilang Begini
-
Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
Terkini
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!