Suara.com - Kabar baik datang dari Negeri Gajah Putih, Thailand yang akan segera longgarkan aturan lockdown dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.
Bangkok Metropolitan Administration (BMA) akan melonggarkan langkah-langkah pengendalian COVID-19 tertentu di ibukota Thailand. Hal tersebut juga akan berakhirnya masa penutupan beberapa tempat pada 30 April mendatang.
Dilansir dari Channel News Asia, juru bicara Pongsakorn Kwanmuang mengatakan delapan jenis tempat akan diizinkan untuk melanjutkan operasi.
Diantaranya adalah restoran di luar department store dan supermarket, taman umum dan pribadi, salon rambut dan pangkas rambut, lapangan golf dan driving range serta tempat olahraga untuk lari, tenis, dan bulu tangkis.
Pasar serta bisnis klinik dan perawatan hewan peliharaan juga ada dalam daftar tersebut.
"Tanggal pembukaan akan sesuai dengan yang akan diumumkan Pusat Administrasi Situasi COVID-19 Thailand dalam satu atau dua hari," kata Pongsakorn pada hari Rabu (29/04), setelah pertemuan dengan Komite Penyakit Menular Bangkok.
Tidak semata-mata membuka kembali, para operator tempat-tempat tersebut diminta mengikuti berbagai peraturan untuk memastikan kebersihan dan mengurangi risiko penularan COVID-19.
Sebagai di restoran akan diadakan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk. Pelanggan akan duduk setidaknya 1,5 m satu sama lain dan tidak ada konsumsi alkohol atau live band yang diizinkan.
Toilet harus dibersihkan setiap jam serta meja dan kursi harus disemprot disinfektan setiap setelah digunakan. Restoran-restoran ber-AC harus membuka pintu dan jendelanya setiap dua jam.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Jamu Singset Dilarang Dikonsumsi Saat Berpuasa
"Pegawai restoran harus mengikat rambut mereka dan memakai sarung tangan, topi, celemek, masker wajah dan pelindung wajah. Setiap karyawan merasa tidak sehat, demam, batuk atau memiliki suhu tubuh 37,5 derajat Celcius atau lebih harus berhenti bekerja dan pergi ke dokter," jelas Mr Pongsakorn.
Adapun untuk taman, Mr Pongsakorn hanya memberi ijin untuk latihan yang tidak memerlukan pertemuan banyak orang seperti berlari dan bersepeda. Sepak bola, bola basket, aerobik, atau latihan tai chi tidak diizinkan karena potensi risiko infeksi.
Pada hari Rabu (29/04), Thailand melaporkan 9 kasus baru positif Covid-19, sehingga jumlah total kasus menjadi 2.947. Sejauh ini, 2.665 pasien telah sembuh dan 54 orang meninggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum