Suara.com - Kepala Pelaksana Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, mengatakan, bahwa pasokan pangan para satwa selama masa pandemi virus corona terbilang masih aman.
"Sampai saat ini sih ngga ada masalah (pasokan pangan). Masih tercukupi," kata Ketut saat dihubungi Suara.com, Kamis (30/4/2020).
Anggaran untuk pangan satwa di Ragunan sudah ditakar jumlahnya selama satu tahun. Untuk itu, walaupun dalam Ragunan ditutup tak berimbas kepada pasokan pangan para satwa.
"Jadi karena kita gini penganggaran makanan ini sudah dihitung kebutuhannya dalam kurun waktu satu tahun. Nah sampai saat ini sih normal-normal saja berjalan seperti biasa dan terpenuhi semua," ungkapnya.
Sementara itu di sisi lain juga para perawat satwa Ragunan tetap bekerja meski sementara ini Pemprov DKI menutup taman wisata tersebut. Para perawat bertugas membersihkan kandang dan memberi makan para satwa.
"Iya jadi perawat satwa itu yang memperlukan perawatan di kandang pembersihan kandang penyemprotan segala macem di kandang itu perawat satwa tugasnya. Mereka masih bekerja di lapangan," tutupnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sejumlah lokasi wisata di Jakarta guna menekan penyebaran virus Corona Covid-19. Salah satu lokasi yang ditutup adalah Taman Margasatwa Ragunan yang terhitung ditutup sejak tanggal 14 Maret 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association