Suara.com - Uni Emirat Arab ingin berkontribusi dalam penanganan virus corona di dunia. Mereka juga ingin membantu negara lain yang sedang dalam perjuangan melawan COVID-19.
Dilansir dari Saudi Gazette, Uni Emirat Arab mengirim pesawat bantuan yang mengangkut 7 metrik ton pasokan medis ke India pada Sabtu, (02/04). Bantuan ini dalam rangka mendukung upaya negara India untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Bantuan ini akan membantu sekitar 7.000 tenaga medis di seluruh India ketika bekerja untuk memerangi virus corona.
"UEA berkomitmen untuk memperluas dukungan kepada negara-negara yang berusaha meningkatkan perjuangan mereka melawan pandemi COVID-19," ujar Dr. Ahmed Abdul Rahman Al Banna, Duta Besar UEA untuk India.
"Bantuan UEA untuk India datang sebagai pengakuan atas hubungan yang mendalam dan persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
"Memerangi COVID-19 telah menjadi perhatian utama global saat ini, dan kami bertindak berdasarkan keyakinan kami bahwa memperkuat upaya negara-negara lain untuk menahan virus adalah kebutuhan yang mendesak," tambahnya.
Hingga saat ini, UEA telah memberikan lebih dari 348 metrik ton bantuan ke lebih dari 34 negara.
Menurut data yang dikeluarkan Worldometers, India mencatatkan kasus positif virus corona sebanyak 39.980 kasus hingga Minggu (03/04). Ada sebanyak 10.633 pasien dinyatakan sembuh dan 1.301 meninggal.
Dalam rangka penanganan COVID-19, Pemerintah India kembali memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown hingga 17 Mei. Mengingat masa perpanjangan lockdown pertama akan berakhir pada Minggu (03/05).
Baca Juga: Jadi Gudang Sembako untuk Korban Corona, Rumah Politikus Demokrat Terbakar
Selain masalah COVID-19, India juga dibayangi masalah tenaga migran yang terus menuntut untuk dipulangkan. Hal tersebut juga menimbulkan masalah ekonomi serius karena tenaga migran ini kehilangan pekerjaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
-
Momen Hangat, Anak Diaspora Indonesia di Jepang Sambut Prabowo
-
Legislatif Jadi Sorotan: Kepatuhan LHKPN Baru 55 Persen, KPK Ingatkan Keteladanan Wakil Rakyat
-
Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta
-
Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas
-
Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!
-
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak