Suara.com - Ismail alias Mail (27) sakit hati setelah mengetahui istrinya kerap digoda oleh MB (20) di jejaring sosial Facebook.
Akibat seringnya MB menggoda istri Mail melalui pesan pribadi Facebook, Mail pun meradang hingga MB pun ditikam di bagian alat vitalnya hingga tewas.
"Pelaku menganiaya korban karena sakit hati di mana korban sering mengganggu istri pelaku," ujar Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, ditulis Senin (4/5/2020).
Penikaman terjadi di sebuah lorong di dekat Jalan dr Ratulangi, Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) sekitar pukul 03.00 Wita, dini hari. Korban menderita dua luka tikaman pada area vital.
Alfian mengatakan, pelaku awalnya melihat chat messenger Facebook milik istrinya. Saat itulah pelaku melihat isi chat korban dengan istri pelaku bahwa mereka akan bertemu di Jl dr Ratulangi. Alhasil, pelaku membuntuti istrinya.
"Setelah melihat istrinya bertemu dengan korban, pelaku langsung memukul korban menggunakan besi yang mengenai helm korban. Setelah korban jatuh, pelaku memukul bagian badan korban menggunakan besi kemudian pelaku mencabut badik yang ada di pinggangnya dan langsung menusuk korban sebanyak 2 kali," terang Alfian.
Menurut keterangan saksi kepada polisi, korban sempat lari menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke rumahnya. Korban lantas dilarikan ke rumah sakit namun dia dinyatakan meninggal pada pukul 09.00 Wita, pagi tadi, di RS Bintang Laut, Palopo.
Polisi yang menangani kasus ini lantas bergerak mengamankan pelaku yang bersembunyi di kebun orang tuanya di Jl Pongtiku, Palopo. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya.
"Pelaku mengakui perbuatannya menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan besi dan menikam perut dan badan bagian belakang korban sebanyak 2 kali," pungkas Alfian.
Baca Juga: Baru Kenal di Facebook, Pemuda Ini Cabuli Gadis 14 Tahun di Rumah Kos Paman
Berita ini sebelumnya dimuat Batamnews.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Sakit Hati, Pria di Palopo Bunuh Pemuda yang Chat Istrinya Via FB"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan