Suara.com - Isu mengenai Dukhan tengah ramai dibicarakan masyarakat. Terlebih, pesan berantai yang tersebar di grup-grup WhatsApp ini membuat orang semakin penasaran mengenai datangnya Dukhan. Apa arti Dukhan?
Sementara itu, sebuah pesan yang tentang fenomena pada pertengahan bulan Ramadan nanti juga dikaitkan dengan Dukhan.
"Suara keras yang terjadi pada pertengahan bulan Ramadan, yaitu tepatnya malam Jumat", adalah sebuah pesan berantai yang menggegerkan publik baru-baru ini.
Pesan tersebut diklaim merupakan penggalan dari sebuah hadis riwayat Nu'aim bin Hammad yang tertulis dalam kitab al-Fitan.
Dalam hadis itu, disebutkan bahwa, "...Suara keras yang terjadi pada pertengahan bulan Ramadan, yaitu tepatnya malam Jumat, itu suara dahsyat yang nanti akan mengagetkan orang-orang yang sedang tertidur, membuat orang yang berdiri menjadi duduk, para wanita terhempas keluar dari kamarnya, pada malam Jumat di tahun tersebut banyak terjadi gempa bumi".
Hadis tersebut lantas dikaitkan dengan kemunculan asteroid pada malam ke-15 Bulan Ramadan 1441 H ini.
Ustaz Zulkifli M. Ali pernah membahasnya melalui ceramah yang ia siarkan melalui Youtube bahwa Dukhan akan terjadi pada 15 Ramadan atau pada tanggal 8 Mei 2020 nanti. Ia pun menyebut bahwa kedatangan dukhan berkaitan dengan datangnya hari kiamat.
Lantas sebenarnya apa itu dukhan dan kaitannya dengan hari kiamat?
Dukhan dalam bahasa Arab yang berarti kabut. Menyadur dari Islami.co, Dukhan disebutkan dalam sebuah surat dalam Al Quran yaitu surat Al-Dukhan. Ayat 10 dalam surat Al Duhkan berbunyi:
Baca Juga: Masuk Indonesia, Berapa Harga Huawei MatePad Pro?
Fartaqib yauma ta'tissama u bi dukhalin mubiinin.
Artinya: "Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata"
Al Qurthubi menafsirkan ayat tersebut dalam tiga pendapat. Pertama, bahwa Al-Dukhan adalah salah satu syarat pertanda kiamat yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Dukhan mendiami bumi selama empat puluh hari, memenuhi kolong langit.
Adapun orang-orang mu’min maka akan tertimpa al-zukam semacam flu, pilek atau demam, sementara pada orang-orang kafir al-dukhan akan masuk melalui hidung dan telinga mereka sehingga mereka sesak nafas.
Kedua, Al Qurthubi juga menyebut bahwa Al Dukhan belum pernah terjadi sebelumnya. Mengutip dari Al Mawardi riwayat marfi' dari Abu Said Al Khudri, Al Dukhan menimpa manusia pada hari kiamat.
Ketiga, Al Qurthubi menukil sebuha hadis dari Shahih Muslim riwayat dariHudzaifah bin Ustad Al Ghifari perihal sepuluh pertanda datang yanya kiamat yang salah satunya adalah Al Dukhan.
Berita Terkait
-
Peneliti Lapan: Tak Ada Asteroid Tabrak Bumi di 15 Ramadan
-
Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh Perlu Jalani Fisioterapi, Ini Alasannya
-
Mengenal Tanda-tanda Kiamat, Ini Urutan Peristiwanya
-
Hits: Viral Tas dari Tulang Manusia, Ini Wujud Mengagumkan 'Ratu Kegelapan'
-
Kerap Sisakan Rasa Khawatir, Ini Arti Mimpi Kiamat
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran