Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi meminta agar tugas sekolah cucu Susilo Bambang Yudhoyono yang membahas soal lockdown tidak dijadikan bahan bully oleh para politikus.
Permintaan tersebut secara khusus ia tujukan kepada Jansen Sitindaon, politisi dari Partai Demokrat yang ia nilai telah menjadikan persoalan tugas sekolah cucu SBY sebagai komoditas politik.
"Dear bang @jansen_jsp, kalimat terakhir abang itu lho. Aku enggak yakin abang betulan tak mau cucu pak SBY dilibatkan ke dalam hiruk pikuk politik, wong abang sendiri komoditaskan anak itu sebagai senjata pembully," tulisnya via Twitter.
Politisi muda yang akrab disapa Uki itu merasa kasihan dengan putri Agus Yudhoyono yang dinilai ikut terseret ke dalam arus politik justru oleh kader Partai Demokrat sendiri.
"Saya yakin pak Jokowi sudah biasa dengan bullyan. Tapi saya lebih kasihan kepada cucu pak @SBYudhoyono yang sengaja ditarik-tarik oleh kader pak SBY sendiri untuk dijadikan senjata pembully," tukas Uki via akun Twitter-nya @Uki23.
Meski Jansen berkata bahwa tidak pantas menjadikan anak kecil sebagai bahan bully politik, namun di mata Uki, perkataan tersebut dirasa kontradiktif.
Pasalnya, di akhir cuitan Jansen, ia tetap membawa-bawa cucu SBY sebagai senjata untuk melakukan bullying terhadap Presiden Joko Widodo.
"Imbasnya anak itu pasti akan keseret juga dalam kontra narasi yang dilontarkan sisi sebelah," kata Uki.
Sebelumnya, Jansen Sitindaon mencuit tentang persoalan tugas sekolah cucu SBY yang digunakan sebagai bahan bully politik.
Baca Juga: Lockdown Diperlonggar, Harga Minyak Mentah Terkerek Naik
Namun, hal tersebut menjadi kontradiktif karena di akhir cuitan, ia justru membawa persoalan tersebut sebagai bahan untuk melakukan bullying terhadap Presiden Joko Widodo.
"Pertama, itu tugas anak sekolah. No politics! Di berita ditulis, di IG AHY juga sudah dijelaskan. Kedua, tak pantas anak kecil dijadikan bahan bully-an politik. Pada waktunya ini akan berbalas! Ketiga, jangan-jangan cucu SBY lebih pintar Inggris-nya dibanding pemimpin rezim ini. Boleh diuji," kata Jansen via akun Twitter-nya @jansen_jsp.
Tag
Berita Terkait
-
Selfie Bareng Gibran, Jejak Digital Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan Dikuliti: Tebak Isi Obrolannya
-
Dedek Prayudi Pamer Selfie Bareng Gibran Rakabuming, Cuitan Lawas Sindir Prabowo Viral: Mencla-mencle..
-
Debat Seru, Fedi Nuril Bongkar Cuitan Jubir Kepresidenan Dedek Prayudi soal Prabowo 'Penculik'
-
Jubir Kepresidenan Klaim Program Makan Bergizi Gratis Tidak Pangkas Anggaran Lain, Tapi....
-
Ini Komentar Ahli Gizi Soal Makan Bergizi Gratis: Dari Meja Ini Udah Jelas...
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati