Suara.com - Pasien terkait virus corona di kawasan Jakarta Timur, mulai dipindahkan ke sejumlah gedung sekolah untuk diisolasi. Terhitung sudah ada enam sekolah sampai saat ini yang sudah dialihfungsikan.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto, mengatakan enam sekolah itu di antaranya adalah SMKN 24 Bambu Apus Cipayung, SMAN Unggulan MH Thamrin, Cipayung, SMK Negeri 66 Jakarta Cipayung, dan SD Negeri 01 Cipinang Besar Utara, SD Negeri 02 Cipinang Besar Utara, SD Negeri 03 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Sementara sekolah di Jakarta Tumur itu yang dipakai untuk isolasi," ujar Uus saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).
Uus menerangkan beberapa warga sudah menempati sejumlah sekolah itu. Meski tak menyebutkan rincian jumlahnya, pihaknya sudah menyiapkan 300 velbed atau tempat tidur tentara di lokasi.
"Sudah (ditempati), sebagian ditempatkan velbed/tempat tidur," jelasnya.
Ia juga menyatakan warga sekitar tak bermasalah dengan dijadikannya sekolah itu sebagai tempat isolasi. Pada pengurus wilayah disebutnya sudah dikoordinasikan soal ini.
"Alhamdulillah sekolah yang disebutkan di atas dapat diterima, kebetulan para pengurus RT/RW juga bisa menerima," pungkasnya.
Diketahui, rencana menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020. Dalam suratnya, Nahdiana menyiapkan 140 sekolah di kota lima Kota dan satu Kabupaten Jakarta.
"Surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan Covid-19," ujar Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).
Baca Juga: Tunjangan PNS DKI Jakarta Disunat, THR Belum Jelas
Nahdiana mengatakan surat itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Selain itu ada juga usulan dari Camat dan Lurah untuk menyiapkan tempat isolasi lainnya.
Dalam persiapannya, nantinya akan dilakukan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona. Prosesnya sudah berjalan tapi sekolah-sekolah itu belu digunakan.
"Semua tempat yang digunakan protap kelayakan dan sesuai protokol kesehatan," jelasnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah 67 Karyawan Indogrosir Jogja Positif Covid-19?
-
GIIAS 2020 Tetap Digelar, Hanya Fokus Dua Kota
-
AS Sebut Punya Bukti China Sembunyikan Data Tingkat Keparahan Virus Corona
-
Menkes Taiwan Dipuji karena Berhasil Redam Wabah Corona Covid-19
-
Klaim Temukan Vaksin Covid-19, Israel Masuk Tahap Pengembangan Komersial
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat