Suara.com - Kisah menyentuh hati datang dari Tono, seorang pemulung yang tetap bersyukur meski memiliki penghasilan kecil. Untuk menyambung hidup, lansia berusia 70 tahun tersebut setiap harinya mencari barang bekas .
Mirisnya, dari hasil memulung itu, Tono hanya mendapatkan uang sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000. Dengan penghasilan tersebut, Tono tak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Bahkan, untuk makan sekalipun susah.
Kisah Tono ini mulanya dibagikan oleh akun Instagram @silihasahsilihasihsilihasuh belum lama ini. Dalam sebuah unggahan, terlihat sosok Tono yang memakai kaus lusuh sembari memegang karung.
Karung tersebut digunakan Tono untuk menyimpan barang bekas yang didapat. Tono kemudian tampak diajak berbincang oleh seorang pria.
"Abah pendapatan suka dapat berapa?" tanya pria tersebut.
"Paling Rp 1500-2000," balas Tono.
Pria itu kemudian bertanya lagi, "Cukup untuk makan Rp 1.500?".
Tono pun menimpali, "Cukup untuk beli air saja. Makannya gimana nanti saja, terkadang makan terkadang tidak".
Mendapat jawaban tersebut, pria dalam video kembali mengajak bicara Tono.
Baca Juga: Jokowi Jaga Jarak dan Bermasker saat Lantik Boy Rafli jadi Kepala BNPT
"Ini penghasilan Rp 1.500?" tanyanya yang merasa tak percaya.
Tapi Tono menunjukkan senyumnya dan mengaku bahwa uang tersebut besar baginya.
"Kan besar itu menurut abah mah, udah bisa beli kerupuk," jawab Tono.
Karena uangnya tak cukup, Tono juga mengaku terkadang mendapat makanan dari orang lain untuk berbuka puasa.
Kontan saja, pengakuan Tono tersebut menarik atensi warganet untuk menunjukkan kepeduliannya.
Banyak warganet yang merasa terharu mendengar jawaban Tono hingga memberikan doa seperti ini.
Berita Terkait
-
Pakai APD, Sandiaga Bagi Sembako ke Pemulung Bantargebang
-
Kisah Pemulung Sembuh dari Virus Corona di Wonogiri
-
Asupan Protein yang Cukup Bisa Jaga Imunitas Lansia
-
Kalahkan Virus Corona, Lansia Dapat Tepuk Tangan Penghormatan dari Dokter
-
Lansia Bisa Mengalami Gejala Covid-19 yang Berbeda, Mirip Tanda Stroke
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi