Suara.com - Liga Arab mengecam persetujuan pemerintah Israel untuk membuat rute baru di sekitar Masjid Ibrahim di Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan.
Saeed Abu Ali asisten sekretaris jenderal Liga Arab untuk urusan Palestina dan wilayah Arab yang diduduki, Selasa (6/5/2020), mengatakan bahwa rencana pemerintah Israel bertujuan membangun sebuah jalan dan elevator listrik untuk memfasilitasi penyerbuan dan mengambil alih Masjid Ibrahim di kota tersebut.
"Keputusan ini menjadi bagian dari eskalasi Israel terhadap sejumlah monumen agama dan sejarah Palestina di Yerusalem dan Hebron," kata Saeed Abu Ali.
Ia pun mendesak komunitas internasional dan PBB untuk bertindak, menekan Israel agar segera menghentikan aktivitas atau rencana apa pun, yang semakin memperparah kondisi di wilayah Palestina yang diduduki.
Pada Minggu (3/5/2020) Menteri Pertahanan Israel, Naftali Bennett, memberikan persetujuan akhir untuk membangun jalan baru ke masjid tersebut, yang dikendalikan oleh Otoritas Palestina (PA) di bawah kesepakatan 1997 antarkedua belah pihak.
Masjid Ibrahim dan Kota Tua Hebron masuk dalam daftar UNESCO sebagai situs warisan dunia Palestina pada 2017.
Dianggap oleh kaum Muslim sebagai situs paling suci keempat, sekitar 1.000 tahun yang lalu Masjid Ibrahim mengabadikan makam Nabi Ibrahim, putranya Ishak, serta cucunya Yakub dan istri mereka.
Tempat ini juga dianggap sebagai tempat suci oleh orang-orang Yahudi, dan Israel telah lama memberlakukan pembatasan akses warga Palestina ke masjid tersebut. (Antara)
Baca Juga: Kabar Baik, Ilmuwan Israel Buat Terobosan Antibodi Untuk Lawan Virus Corona
Berita Terkait
-
Seruan Rasis ke Pemain Arab Berulang Kali Dilakukan, FIFA Cuma Kasih Denda ke Israel
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba