Suara.com - Christopher Steven Tolley, seorang warga asal Queensland, Australia, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotelnya di kawasan Seminyak, Bali. Petugas medis setempat menduga kematiannya terkait dengan virus corona.
Ayah dari dua anak yang berusia 47 tahun ini ditemukan pegawai FaveHotel setelah tidak datang ke resepsionis untuk 'check out', hari Selasa (5/05).
Menurut keterangan salah satu anaknya, Liam Tolley, ayahnya dalam kondisi sehat dan menikmati liburannya di Bali.
Liam yang tinggal di Sydney menjelaskan, keluarganya sangat terpukul dengan berita kematian Christopher.
"Kami masih coba mencerna apa yang terjadi. Dia seorang ayah yang hebat," kata Liam sebagaimana dilansir ABC News, Kamis (7/5/2020).
"Memori terbaik dengannya, yaitu saat-saat bermain olahraga dengannya," katanya.
Potret keluarga yang diunggah ke akun media sosial menunjukkan mereka sedang bermain rugby bersama dan liburan dengan kapal pesiar.
Departemen Luar Negeri Australia (DFAT) menyatakan pihaknya memberikan layanan konsular kepada keluarga ini.
Adik Liam, Jai, dan ibu mereka Kayleen Tolley, tinggal di Queensland.
Baca Juga: Sebar Hoaks Wapres Ma'ruf Amin Terpapar Corona, Pria Bali Diciduk Polisi
Pihak berwenang di Indonesia menyatakan virus corona kemungkinan merupakan penyebab kematian Christopher, namun belum bisa dipastikan sampai otopsi selesai dilakukan.
Saat mengambil jenazah petugas medis menerapkan protokol COVID-19 hingga memindahkannya ke RS Sanglah di Denpasar.
Uji swab sudah dilakukan terhadap jenazah Christopher kemarin namun hasilnya baru diketahui paling cepat hari Kamis ini (7/05).
Berita Terkait
-
Sebar Hoaks Wapres Ma'ruf Amin Terpapar Corona, Pria Bali Diciduk Polisi
-
Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi
-
159 Pasien Positif Corona di Bali Sembuh, 4 Meninggal Dunia
-
WNA Tewas Terjatuh dari Lantai 2 di Bali, Petugas Evakuasi dengan APD
-
Obat Rasa Rindu, Pelatih Bali United Tonton Lagi Pertandingan Skuatnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!