Suara.com - Daerah Provinsi Bali menjadi kawasan dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi. Merujuk pada data hari Senin (4/5/2020), tercatat ada sebanyak 271 orang yang dinyatakan positif virus corona.
Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus Covid-19 Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan, dari total tersebut sebanyak 159 dinyatakan sembuh dan empat orang meninggal dunia. Artinya, kasus Covid-19 yang masih aktif berjumlah 108 kasus.
"Jadi kalau di Bali, hari ini per-konferensi pers (Senin) kemarin kasusnya sudah 271, dengan jumlah 159 sembuh dan empat kematian. Sehingga kasus aktifnya sekarang 108 (yang positif)," kata Ni Nyoman Sri di Gedung BNPB, Selasa (5/5/2020).
Ni Nyoman Sri menyebut, keberhasilan pihaknya menekan kasus positif Covid-19 tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak. Salah satunya kerja-kerja yang dilakukan oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.
"Saya berterima kasih pada Satgas Provinsi Bali, saya tahu bagaimana pak Satgas Bali bekerja siang malam," katanya.
Ia mencontohkan, ada cerita tentang penanganan saat mengevakuasi pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari luar negeri. Saat itu, tim Satgas masih berada di Bandara Ngurah Rai hingga dini hari.
"Itu kan ada yang tengah malam, sampai jam 1 malam, mereka masih di bandara. Jadi kerjasama dengan satgas di Bali saat ini saya lihat sangat kompak, sangat baik. Dan itu mungkin membuat kita bisa kolaborasinya sudah bagus, bisa cepat komunikasi," katanya lagi.
Selain itu, Ni Nyoman Sri juga menyebut ihwal pengembangan pemeriksaan menggunakan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang ada di Bali. Di laboratorium, alat tersebut terus dikembangkan dalam 24 jam dan menemukan hasil.
"Kalau dari kami yang bekerja di laboratorium, kami lebih mengembangkan ke Real Time PCR, jadi lab Sanglah sudah ditunjuk sebagai salah satu lab untuk pemeriksaan PCR Covid. Kami berusaha dalam 24 jam sudah ada hasil," ujar dia.
Baca Juga: WNA Tewas Terjatuh dari Lantai 2 di Bali, Petugas Evakuasi dengan APD
"Dan itu ternyata sangat membantu teman-teman untuk menyisihkan kasus. Jadi bisa lebih cepat tahu, mana positif dan negatif," tambahnya.
Lebih lanjut, Ni Nyoman Sri turut memberi pedoman yang bisa digunakan sejumlaj daerah lain agar bisa lebih efektif dalam menangani Covid-19. Pedoman tersebut adalah 3T, Test, Treatment, dan Tracking.
"Dengan tes yang cepat otomatis kita bisa lebih cepat mengobati, otomatis kita bisa lebih cepat mentracking pasien, atau mencari orang-orang yang kontak dengan penderita tersebut. Mungkin itu salah satunya ya," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Tahap Ketiga, Dinkes Bantul Gelar Rapid Test Massal untuk Masyarakat Umum
-
Imbas Covid-19, Pemprov DKI Pangkas dan Alihkan APBD 2020
-
Pemimpin Dunia Sepakat Galang Rp 120 T untuk Ciptakan Vaksin Virus Corona
-
Di Tengah Pandemi Covid-19, Transaksi Digital Bank BRI Naik 61 Persen
-
Motor Imut Honda Bertenaga Sangar Resmi Meluncur, Ini Dia Harganya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia