Suara.com - RBT alias Kemin (27) menghabisi nyawa Susrini (50), warga Kampung Tandus, Kecamatan Seputih Mataram. Diduga, pelaku membunuh korban yang merupakan pengusaha warung kelontongan itu hanya lantaran kesal gara-gara ditagih utang.
Pria yang diketahui beralamatkan di Kampung Rukti Basuki Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah (Lamteng) itu kini telah diamankan petugas.
Kapolsek Seputih Banyak, Iptu Eko Heri Susanto mengatakan, pelaku diamankan dikediaman delapan jam setelah pelaku melakukan perbuatannya.
Eko mengatakan, kejadian bermula saat pelaku minum-minuman keras diwarung milik korban di Kampung Sido Binangun Kecamatan Way Seputih pada Minggu 10 Mei 2020 sekira pukul 19.00 Wib.
"Sekitar pukul 07.00, ada yang melihat dan mengetahui tersangka datang ke warungnya korban," kata Kapolsek menirukan keterangan saksi, ditulis Selasa (12/5/2020).
Pelaku diketahui memiliki utang kepada korban. Korban menagih utang dan mengusir pelaku dari warungnya. Namun pelaku tidak mau pergi.
"Selanjutnya saksi melihat sesuatu yang mencurigakan dan dilihat korban telah tewas dalam keadaan terlentang muka dalam keadaan tertutup boneka. Selanjutnya saksi berteriak minta tolong," terangnya.
Polisi yang menerima laporan selanjutnya bergerak memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang kukti yang ada.
“Setelah medapatkan infomasi keberadaan tersangka, yang bersangkutan kita amankan di kediamannya," ujarnya.
Baca Juga: Drama Hubungan Gelap Berujung Pembunuhan di Bantaeng, 1 Keluarga Ditangkap
Selain tersangka, anggota ikut mengamankan barang bukti 1buah tas kecil warna hitam yang berisikan kunci gembok dan anak kunci milik korban, 1 buah handphone merk Nokia warna hitam milik korban yang ditanam di bawah pohon pisang di belakang rumah tersangka.
"Tersangka kita jerat dengan Pasal 338 KUHPidana atau 339 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup," tegas Kapolsek.
Berita ini sebelumnya dimuat Saibumi.com jaringan Suara.com dengan judul "Kesal Ditagih Utang, Kemin Tega Habisi Nyawa Susrini"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah