Suara.com - Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov dirawat di rumah sakit. Dilaporkan AP, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin itu dirawat setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona COVID-19.
"Ya, saya sakit. Saat ini saya sedang dirawat," ujar Peskov kepada Interfax seperti dikutip AP.
Peskov yang kini berusia 52 tahun, dipercaya Putin sebagai juru bicara pemerintah sejak tahun 2008 silam. Sebelumnya, Peskov sudah bekerja bersama Putin sejak awal tahun 2000.
Wartawan dari kolam Kremlin mengatakan di Twitter bahwa Peskov terakhir kali terlihat di depan umum pada 30 April, usai dirinya bertemu Vladimir Putin.
Namun tidak jelas apakah Peskov dan Putin berada di ruangan yang sama. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir, Putin melakukan semua pertemuan lewat teleconference.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak wabah COVID-19 melanda, Putin meminimalisasi pertemuan langsung dengan anggota kabinet dan para pembantunya.
Peskov dinyatakan positif terjangkit corona satu hari setelah Putin mengklaim Rusia berhasil memperlambat penularan infeksi dan mengumumkan untuk melonggarkan karantina wilayah atau lockdown di beberapa kota.
Selasa (12/5/2020), lebih dari 232.000 kasus virus corona dilaporkan terjadi di Rusia dengan lebih dari 2.100 kematian.
Beberapa jam sebelum Putin tampil di televisi, Senin (11/5/2020), untuk mengumumkan pelonggaran karantina wilayah dan mulai kembali memutar roda ekonomi negara itu, dilaporkan lebih dari 11.600 kasus baru corona.
Baca Juga: Soal PSBB, Ketua Gugus Tugas: Daerah Boleh Pilih Pendekatan yang Sesuai
Sebelum Peskov, sejumlah pejabat Rusia dilaporkan terjangkit virus corona. Di antaranya Menteri Kebudayaan Olga Lyubimova dan juga Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Berita Terkait
-
Detik-detik Teror Kiev: Pria Rusia Tembaki Warga Tanpa Ampun, 6 Orang Tewas 14 Luka
-
Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia
-
Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI
-
Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini
-
Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau