Suara.com - Antrean penumpang di Terminal Bandara Soekarno Hatta mengular pada Kamis (14/5/2020) pagi. Kejadian itu tak luput dari perhatian pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Hotman Paris mengunggah potret antrean penumpang tersebut melalui akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial sembari menuliskan narasi bernada keprihatinan.
Dalam unggahannya itu, tampak penumpang dengan barang bawaannya masing-masing mengantre panjang di Terminal 2 Bandara Soetta.
Melihat kejadian itu, Hotman Paris mempertanyakan aturan pemerintah mengenai aturan dibukanya kembali moda transportasi yang dinilai membingungkan.
Pasalnya, di satu sisi bandara dibuka namun di lain pihak kendaraan darat justru diminta putar balik saat melewati perbatasan.
"Aduh apa ini benar? Aturan mana yang benar? Kenapa di toll disuruh balik Jakarta? Kalau terbang boleh?," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (14/5/2020).
Pengacara keturunan Batak itu lantas menyentil Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.
Ia meminta Achmad Yurianto untuk menjelaskan aturan apa saja yang berlaku di tengah pandemi virus corona, tak sekadar mengimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan agar terhindar dari virus.
"Jubir: Pak Yuri tolong jelasin mana yang rakyat harus ikutin! Pak Yuri rajin suruh cuci tangan aja nih?? Jelasin donk aturan mana yg berlaku?," kata Hotman Paris, memungkasi.
Baca Juga: Terhalang Birokrasi, Bagnaia Tak Bisa Latihan Bareng Rossi
Unggahan Hotman Paris itupun mendapat dukungan dari warganet yang juga menyeselkan mengularnya antrean penumpang Bandara Soetta.
Untuk diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020, dan SE Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 31 Tahun 2020 pada Kamis (7/5/2020) kemarin.
Dalam turan tersebut diterangkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kembali beroperasi untuk kepentingan tertentu mulai Jumat (8/5/2020)
Calon penumpang yang hendak bepergian menggunakan pesawat wajib membawa tiga dokumen, antara lain tiket, surat keterangan negatif covid-19, dan surat pengantar dari kantor atau aparat setempat.
Berita Terkait
-
Jumlah Pasien Positif Corona 13 Mei Cetak Rekor! 24 Jam Tambah 689 Orang
-
Bertambah 689 Kasus, Pasien Positif Corona RI 13 Mei Tembus 15.438 Orang
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 13 Mei 2020
-
Wanita Cantik Bunuh Diri karena Depresi, Hotman Paris: Gara-gara Corona!
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 12 Mei 2020
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
-
Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus