Suara.com - Duta Besar (Dubes) China untuk Israel, Du Wei ditemukan tewas di rumahnya yang terletak di pinggir kota Tel Aviv, Minggu (17/5/2020). Dua hari sebelum meninggal, Du Wei sempat terlibat 'cekcok' dengan Amerika Serikat.
Menyadur media Israel Haaretz, Du Wei meninggal di usia 58 tahun. Laporan awal mengatakan Dubes yang diutus China pada Februari 2020 itu meninggal di tempat tidur, karena masalah jantung.
Layanan pertolongan pertama Magen David Adom mengungkapkan bahwa tak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh Du Wei.
Sebelum meninggal dunia, Du Wei atau lebih tepatnya Kedutaan Besar China di Israel pada Jumat (15/5/2020), sempat menanggapi dan membantah kritik yang dilontarkan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Mike Pompeo.
Pompeo saat kunjungannya ke Israel pada Rabu (13/5/2020), menyebut China telah menyembunyikan informasi mengenai pandemi virus Corona.
"Ada suara berbeda tentang pertarungan China (menghadapi Corona). Pada awalnya, beberapa suara merendahkan," kata Du Wei kala itu sebagaimana dikutip dari Haaretz, Minggu (17/5/2020).
"Dan kemudian ketika penyakit itu menyebar di seluruh dunia, suara-suara itu menjadi 'China harus meminta maaf' Ini adalah pengkambinghitaman."
"Dalam sejarah, hal itu telah terjadi berkali-kali ketika penyebab penyakit secara keliru disalahkan pada sekelompok orang tertentu, yang tercela dan harus dikutuk. Penyakit ini adalah musuh seluruh umat manusia, dan dunia harus melawannya. Bersama," tambahnya.
Du Wei menginggal dunia dalam tidurnya. Dia meninggalkan seorang istri dan seorang anak.
Baca Juga: Gawat! 2 Anak Positif Corona di Joyotakan Dititip ke Banyak Orang
Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Yuval Rotem mengaku telah berbicara pada wakil Dubes China di Israel, Dai Yuming perihal peristiwa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Apa Dampak Houthi Blokir Selat Bab Al Mandab di Tengah Perang Iran?
-
Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon, Praka Farizal Akan Dimakamkan Secara Militer di Kulon Progo
-
Komnas HAM Panggil Polda Metro Jaya soal Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Menkum Supratman Desak Transparansi Kasus Videografer Amsal Sitepu
-
Bidik Tersangka Pejabat! Kejagung Geledah 14 Lokasi Terkait Kasus Tambang Ilegal Samin Tan
-
Iran Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Sertu Farizal Rhomadhon: Ini Tindakan Keji Israel
-
Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Batu Bara, Sita Dokumen dan Barang Elektronik
-
Kronologis Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon
-
Bau Busuk Tak Menghalangi, Ali Setia Berjualan di Pasar Induk Kramat Jati
-
Prajurit TNI Gugur Kena Serangan Israel, Komisi I Minta Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Lebanon