Suara.com - Wabah virus corona penyebab COVID-19 di Brasil memburuk pada Rabu (20/5) dengan catatan kasus baru harian mencapai hampir 20 ribu kasus infeksi dan 888 kematian baru pada hari yang sama, menurut keterangan resmi Kementerian Kesehatan.
Jumlah total kasus infeksi kini mencapai 291.579 dengan 18.859 pasien meninggal dunia. Pada Senin (19/5), Brazil bahkan telah menyalip Inggris sebagai negara dengan kasus COVID-19 tertinggi ketiga di dunia.
Dilansir dari Antara yang mengutip Reuters, saat ini secara global, pandemi COVID-19 telah menyentuh angka lima juta kasus infeksi dan hampir 330 ribu kematian. Amerika Serikat menjadi negara terparah dengan mencatatkan 1,5 juta kasus lebih, disusul Rusia dengan 308 ribu kasus lebih.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendapat banyak kritik atas sikapnya dalam merespons pandemi. Mantan pemimpin militer itu meremehkan langkah pembatasan sosial, dan bersikukuh untuk membuka kembali perekonomian di tengah kasus yang terus melonjak.
Bolsonaro juga giat mempromosikan penggunaan obat malaria, klorokuin, sebagai pengobatan yang berpotensi menyembuhkan COVID-19, sekalipun para ahli kesehatan tidak menyarankan demikian.
Kementerian Kesehatan juga mengeluarkan pedoman baru penggunaan obat tersebut untuk kasus COVID-19 ringan. Menteri Kesehatan Interim, Eduardo Pazuello--seorang jenderal militer aktif, memberikan persetujuannya untuk protokol baru tersebut.
Sebelumnya, dua dokter meninggalkan jabatan penting di Kementerian Kesehatan setelah berada di bawah tekanan untuk mempromosikan penggunaan klorokuin dan hydroxychloroquine.
"Kita sedang dalam situasi perang. Yang lebih buruk dari kalah adalah aib karena tidak berupaya berjuang sama sekali," kata Bolsonaro, dalam sebuah cuitan di Twitter tentang keputusan pemerintahannya terkait penggunaan klorokuin, kendati belum ada pembuktian ilmiah.
Menanggapi langkah pemerintah, Gonzalo Vecina Neto, mantan kepala Badan Regulasi Kesehatan Brazil--Anvisa, menyebutnya sebagai tindakan "barbar", yang lebih mungkin menimbulkan masalah kesehatan karena efek samping jenis obat itu.
Baca Juga: Peneliti China Klaim Temukan Obat Covid-19, Trump Larang Warganya ke Brasil
"Tidak ada bukti ilmiah. Dan, sangat sulit dipercaya bahwa pada abad ke-21 ini kita masih saja menghidupkan pemikiran yang magis," kata Vecina Neto.
Berita Terkait
-
Latihan Saat Pandemi Corona, Klub Flamengo Dikritik Pemerintah Rio
-
Menag Beberkan Data Intelijen, Kasus Covid-19 Naik saat Lebaran Jika...
-
Minta Warga Tak Terima Tamu saat Lebaran, Menag: Silaturahmi Lewat Medsos
-
Nasib Liga Tak Jelas, David Silva Bingung Soal Masa Depannya di Man City
-
Tujuan Berdinas, 33 Penumpang Berangkat dari Terminal Pulogebang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan