Suara.com - Anggota DPR RI Mardani Ali Sera sindir Mahfud MD soal anjuran salat Idul Fitri dari rumah. Menko Polhukam itu menyebut bila anjuran tersebut juga dilakukan oleh banyak negara di dunia.
Sindiran tersebut disampaikan oleh Mardani melalui akun Twitter miliknya @mardanialisera. Mardani membandingkan penanganan virus corona yang dilakukan negara lainnya, namun tak dilakukan Indonesia.
"Keren pak. Negara lain antisipasi corona sejak Januari, negara lain lockdown, negara lain kasih insentif buruh, stimulus industri dan ekonomi," kata Mardani Ali seperti dikutip Suar.com, Jumat (22/5/2020).
Mardani menyebut Indonesia bisa melawan corona bila pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tepat. Tak hanya itu, kebijakan yang dilahirkan juga jangan sampai membingungkan.
Salah satu kebijakan yang membingungkan adalah pembukaan kembali transportasi umum. Namun, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.
"Insyaallah kita bisa lawan corona dengan kebijakan tepat dan tidak membingungkan. Semangat dan doa," ungkap Mardani.
Untuk diketahui, Mahfud MD menyampaikan bahwa anjuran salat Idul Fitri dari rumah tidak hanya dikeluarkan oleh pemerinath Indonesia saja, melainkan negara lain di dunia. Bahka, Arab Saudi juga telah menutup Masjidil Haram dan Masjid Nabawi guna mencegah penyebaran virus corona.
Oleh karenanya, Mahfud MD meminta seluruh masyarakat untuk mematuhi anjuran dari pemerintah. Kegiatan salat Id dan halal bi halal yang menjadi tradisi lebaran dapat dilakukan di rumah saja atau secara online.
Baca Juga: Trump Janji Tak akan Karantina Lagi Jika Ada Gelombang Kedua Virus Corona
Berita Terkait
-
Data KPU Diretas, Mardani Minta Program e-KTP yang Sentralistis Ditinjau
-
Mahfud MD Minta Salat Id di Rumah, Netizen: Gimana Kalau Salatnya di Mall
-
Minta Salat Ied di Rumah, Mahfud MD: Masjidil Haram dan Nawabi Saja Ditutup
-
Mal Boleh Buka Tapi Masjid Ditutup, Begini Penjelasan Mahfud MD
-
Pemerintah Perketat Larangan Mudik, Penjagaan Hingga ke Jalan Tikus
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar
-
Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar
-
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis