"Namun air mata ini berbeda dari air mata istimewa yang mengalir di Padang Arafah, air mata yang sangat berarti bagi saya. Inilah apa yang dilakukan Tuhan menggerakkan hati manusia."
Belajar tentang Islam selama 18 bulan
Setelah mendengar azan ketika berlibur di Turki pada tahun 2011, Alan langung membeli Qur'an di toko buku di Inverness, mulai mempelajari Qur'an, salat, serta berpuasa.
Ia mengatakan "Quran begitu mengguncangkan jiwanya, karena apa yang dibaca begitu banyak tentang diri sendiri. Sesuatu tentang diri sendiri yang tidak saya sukai dan saya memutuskan untuk berubah."
"Saya lakukan ini sendiri sekitar 18 bulan, tanpa bantuan siapa pun dan sebelum saya bertemu dengan seorang Muslim pun."
Setelah yakin dengan apa yang ia pelajari baru ia memutuskan masuk Islam dengan mengucapkan kalimat syahadat di masjid Inverness.
"Setelah 18 bulan, saya menganggap diri saya Muslim. Saya salat lima kali sehari, berpuasa di bulan Ramadan dan makan dan minum sesuai dengan ajaran Islam," katanya ketika itu.
Dr Waheed Khan, pengurus masjid di Inverness, yang menyaksikan Alan mengucapkan kalimat syahadat, mengatakan pria Skotlandia ini "sudah berulang kali membaca Qur'an, berpuasa" sebelum masuk Islam.
"Ini perjalanan spiritual dia, dia belajar terlebih dahulu, dan ketika datang ke masjid, dia sudah banyak mengetahui tentang Islam. Dia juga sangat sopan, rendah hati," kata Waheed Khan kepada BBC News Indonesia.
Baca Juga: DPR Minta Aparat Tak Represif Kepada Warga yang Salat Ied di Lapangan
Mentor bagi orang yang masuk Islam
"Dia bahkan menjadi mentor bagi orang baru yang masuk Islam," tambahnya.
Sementara itu Amin Buxton, akademisi Muslim di Universitas Napier, Edinburgh mengatakan ,"Alan selalu mencari tahu lebih banyak dalam perjalanan spiritualnya dan ia sangat berdedikasi untuk membantu komunitas, khususnya mereka yang baru masuk Islam."
Alan sendiri mengatakan ia tidak hanya ingin menjadi mentor di Skotlandia namun di seluruh Inggris dan belahan dunia lain.
"Di kota tempat saya tinggal sekarang, Edinburgh, Skotlandia, saya mengajar mereka yang tertarik masuk Islam. Saya juga ingin terlibat menjadi mentor bagi mereka yang baru menjadi Muslim di seluruh negara saya dan tempat lain."
Namun ia mengatakan ia "masih terus belajar dan secara rutin hadir dalam berbagai program dan menghadiri ceramah ulama dari negara-negara lain."
Bertemu dengan para santri Indonesia di Hadramaut
Sejumlah perjalanannya ke luar negeri termasuk ke Yaman dan dia mengatakan sempat bertemu dengan para santri asal Indonesia di Hadramaut.
"Pada 2017 saya ke Hadramaut dan menghabiskan waktu 40 hari di pesantren Darul Mustafa di Tarif. Banyak santri Indonesia di sana dan saya berteman dengan sejumlah di antara mereka," ceritanya.
Sejak awal sampai saat ini, Alan mengatakan keputusannya untuk masuk Islam disambut keluarga dan teman-temannya.
"Alhamdulillah, saya tidak pernah mendapat reaksi negatif dari keluarga dan teman-teman setelah masuk Islam dan menjalankan ibadah. Orang yang kenal saya menerima keputusan ini bahkan bilapun ada yang tidak memahami keputusan ini," ceritanya.
"Saya pindah dari Inverness yang hanya punya satu masjid ke ibu kota Skotlandia, Edinburgh, di mana banyak terdapat masjid. Saya disambut di komunitas lokal baru di manapun saya tinggal."
Saat ini ia bekerja di badan amal yang membantu warga terkait masalah tunawisma, pekerjaan, hutang, masalah keluarga dan imigrasi.
"Masalah-masalah seperti ini semakin banyak dalam situasi pandemi dan lockdown, jadi saya tetap sibuk membantu orang,"
Alan mengatakan sejauh ini belum ada rencana khusus untuk Idul Fitri, sesuatu yang akan "terasa sangat aneh karena tidak dapat berkumpul dengan teman-teman lain satu komunitas."
"Namun mungkin saya akan bertemu dengan teman-teman melalui video. Akan sangat menyenangkan bertemu dengan yang lain walaupun melalui internet."
"Tahun ini adalah Ramadan dan, Insya Allah, Idul Fitri ketujuh bagi saya. Namun terkadang rasanya baru seperti kemarin, saya duduk di masjid kecil di Inverness dan mengucapkan kalimat syahadat," pungkas Alan menutup kisahnya.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit
-
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku
-
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!