Suara.com - Sosok mayat bayi lelaki dalam kantong plastik kresek bikin geger warga esa Bintang Ninggi II RT 05 Kecamatan Teweh Selatan, Kalimantan Tengah. Mayat bayi lelaki itu ditemukan saat lebaran, Minggu (24/5/2020) kemarin.
Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah kini sedang menyelidiki penemuan mayat bayi tersebut. Mayat itu diduga dibuang di belakang rumah warga desa setempat.
"Kasus ini sedang kami selidiki dan dalami untuk mengungkap siapa pelaku yang membuang bayi laki-laki tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Kristanto Situmeang di Muara Teweh, Senin (25/5/2020).
Bayi tersebut ditemukan pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, ditemukan warga Desa Bintang Ninggi II bernama Hj Rukmiati saat mau memberi makan burung dara yang ada di belakang rumah warga setempat bernama Karmila.
Pada senja itu dia mencium bau busuk dan mencari sumber bau tersebut, bau busuk itu ditemukan berasal dari kantong plastik warna hitam, kemudian kantong plastik tersebut dibawa dia ke hutan di belakang rumah Karmila pada saat mau membuang plastik tersebut plastik tersebut terjatuh dan terbuka dan ternyata isi kantong plastik tersebut mayat bayi.
Setelah itu dia langsung menginformasikan kejadian tersebut kepada warga setempat dan kemudian melaporkan kejadian penemuan mayat bayi ke Polsek Bukit Sawit.
Kemudian mayat bayi tersebut dibawa oleh petugas kepolisian setempat ke Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh untuk dilakukan visum oleh petugas medis.
"Sampai siang hasil visum dari RSUD belum keluar, jadi belum tahu berapa usia bayi tersebut, tapi nampaknya habis lahir langsung dibuang," kata Kristanto. (Antara)
Baca Juga: Mayat Tergeletak 30 Jam di Jalan, Diduga Terinfeksi Covid-19
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini