Suara.com - Seorang wanita muda berinisial CFM (24) ditemukan tewas tergantung di sebuah rumah kosong di wilayah Kuranji, Kota Padang.
“Saat kami temukan korban dalam keadaan tergantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).
Rico menyebutkan, CFM adalah warga Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Belum jelas, kenapa CFM sampai berada atau tergantung di rumah kosong di kawasan Kuranji tersebut.
Soal motif, Rico menyatakan, belum menyimpulkan. Dia hanya menyebutkan, dari pemeriksaan sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Namun, kata Rico, pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler (ponsel) CFM, ditemukan berupa “pesan” yang berisi permohonan maaf kepada pacarnya.
“Sepertinya murni korban ini sendiri nekat melakukannya (bunuh diri),” ucap Rico.
Disebutkan, CFM pertama kali ditemukan dalam keadaan tergantung oleh warga Minggu (24/5/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Lalu, warga melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan penyebab kematian, jenazah CFM diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.
Berita ini sebelumnya dimuat Padangkita.com jaringan Suara.com dengan judul "Wanita Muda di Padang Diduga Nekat Gantung Diri karena Cinta"
Baca Juga: Stress Anak Positif Corona, Kakek Tukiran Gantung Diri di Pesantren
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis