Suara.com - Achmad Cholidin, pengacara Siti Fadilah Supari mengaku keberatan atas tindakan dari pihak Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu yang terburu-buru membawa kliennya dari RSPAD Gatot Subroto.
Ia mencurigai hal tersebut berhubungan dengan wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier kepada kliennya.
Dia mengatakan, bekas Menteri Kesehatan yang menjadi terpidana kasus suap alat kesehatan itu dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto oleh tim dokter Rutan Pondok Bambu terkait penyakit yang dideritanya pada Rabu (20/5/2020).
Siti diketahui memiliki riwayat penyakit seperti HNP lumbal, post op lipoma di kedua lengan, autoimune dan asma.
Kemudian pada Kamis, 21 Mei 2020, Siti menerima kunjungan dari Deddy Corbuzier beserta tiga orang temannya untuk melakukan sesi wawancara yang hasilnya diunggah melalui akun YouTube Deddy.
Achmad sempat membantah tuduhan bahwa sesi wawancara itu dilakukan tanpa sepengetahuan baik oleh pihak rumah sakit ataupun pihak rutan Pondok Bambu.
"Tidak benar wawancara yang dilakukan oleh ibu Siti Fadilah Supari dan Deddy Corbuzier dilakukan secara diam-diam," kata Achmad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2020).
Keesokan harinya, Siti dijemput pihak Rutan Pondok Bambu dengan alasan kliennya tersebut telah dinyatakan sembuh oleh dokter RSPAD. Padahal menurut Achmad, kondisi Siti masih dalam tahap pemulihan dan tubuhnya pun masih lemas.
Achmad menilai penjemputan itu sangat tergesa-gesa karena Siti belum mendapatkan informasi dari dokter yang merawat. Padahal seharusnya dokter yang merawat menginformasikan ke pasien terkait kondisi kesehatannya sebelum pulang.
Baca Juga: Pilih Tinggalkan Suami, Isi Surat Bu Guru yang Mesum sama Tukang Sampah
"Namun yang terjadi tidak demikian, pihak rumah sakit hanya menginformasikan ke pihak Rutan Pondok Bambu dan pihak Rutan Pondok Bambu langsung menarik klien kami," ujarnya.
Achmad pun mencurigai kalau tindakan penjemputan yang tergesa-gesa tersebut memiliki hubungan dengan sesi wawancara Siti bersama Deddy Corbuzier. Wawancara yang dimaksud tersebut membahas terkait dengan penanganan Covid-19 di tanah air dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Atas adanya kejadian tersebut, Achmad meminta klarifikasi sekaligus mengajukan keberatan kepada Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kemenkumham terkait dengan penjemputan Siti secara tergesa-gesa serta menjelaskan dasar penjemputan kliennya yang masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.
"Kami berharap Bapak Dirjen Pemasyarakatan dapat meninjau permasalahan ini dari sisi kemanusian dengan tetap memperhatikan norma hukum yang berlaku sehingga tidak mengorban hak asasi manusia yang ada dalam norma-norma peraturan hukum."
Tag
Berita Terkait
-
Pengacara Bantah Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Tanpa Izin
-
Deddy Corbuzier Ungkap Motif di Balik Wawancaranya dengan Siti Fadilah
-
Deddy Corbuzier Bantah Menyamar Temui Siti Fadilah di RSPAD
-
Deddy Corbuzier Tegaskan Wawancaranya dengan Siti Fadilah Bukan Provokasi
-
Klaim Siti Fadilah: Saya Orang yang Berhasil Setop Pandemi saat Itu
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
-
Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara
-
Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat