Suara.com - Aksi pencurian motor di siang bolong berhasil digagalkan warga. Pencuri yang berusaha melarikan diri itu berhasil diringkus setelah seorang warga menimpuknya dengan galon.
Aksi pencurian itu terekam oleh kamera tersembunyi milik warga. Rekaman CCTV tersebut kemudian viral di sosial media.
Dalam rekaman yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_ojol pada Jumat (28/5/2020), terlihat detik-detik saat pencuri itu sedang melancarkan aksinya.
Seorang lelaki mengendap-endap mendekati sebuah motor matic yang terparkir di depan sebuah rumah warga.
Pria yang menggunakan helm berwarna hitam itu bolak-balik mengecek keadaan sekitar untuk memastikan tak ada warga yang melihat. Sementara seorang temannya berjaga di seberang jalan menggunakan sepeda motor yang mereka tumpangi saat datang.
Pria berhelm hitam itu kemudian mencoba menjebol lubang kunci motor matic tersebut. Ia kemudian naik ke atas motor itu berusaha menghidupkan mesin.
Hanya saja, aksinya kemudian diketahui oleh seorang warga.
Pria itu lari tunggang-langgang menghampiri temannya yang sudah bersiap menjalankan motor mereka.
Nahas, belum sempat pria itu membonceng, si teman sudah menarik gas motornya sehingga ia hanya bisa lari terbirit-birit.
Baca Juga: Peneliti Kembali Teliti Asal Usul Virus Corona, Trenggiling atau Kelelawar?
Sejumlah warga sudah menghadang mereka di tengah jalan. Salah seorang warga bahkan memukul pria itu menggunakan galon kosong.
Akhirnya, pria itu jatuh tersungkur dan mendapat penghakiman dari warga yang telah menghadangnya.
Belum diketahui pasti di mana peristiwa itu terjadi. Kendati demikian, video detik-detik penangkapan maling motor ini mendapt respon dari warganet yang turut geram.
"Maling motor ketangkap basah. Tumbang dikepruk galon. Terasa bagaikan digebuk Balmond enggak bang?" bunyi keterangan si pengunggah video @lambe_ojol.
"Udah berjasa ngepruk maling, kenapa si galon ditelantarkan begitu saja?" seorang warganet menyoroti galon yang menggelinding di jalan.
"Kok saya senang melihat adegan baku hantam pas ketangkep yah min, momennya pas banget," tulis warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Catat! Ini Tips Beli Air Minum Isi Ulang Agar Kesehatan Terjamin
-
Eksperimen Kecil Buktikan Air Zamzam Mampu Menghambat Bakteri
-
Viral Warga Keroyok Maling Hingga Diseret-seret, Ternyata Buronan Polisi
-
Honda BeAT Dikunci Setang Digondol Maling, Cara Bawanya Bikin Melongo
-
Detik-detik Menegangkan Pria Taklukan Ular Kobra yang Terperangkap di Motor
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba