Suara.com - Media sosial dihebohkan oleh beredarnya video seorang pria sopir travel diduga melakukan pemerkosaan terhadap penumpang yang mudik dari Jakarta menuju Cilacap, Jawa Tengah saat pandemi virus corona. Warga yang geram mengarak pelaku di jalanan.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini. Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang hanya mengenakan celana dalam diarak oleh warga di jalanan.
"Ini kejadian sehari bikin heboh di Cilacap. Infonya pelaku ini perkosa penumpangnya yang mudik dari Jakarta ke Cilacap," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (30/5/2020).
Pelaku terus menundukkan kepalanya saat diarak oleh warga. Aksi tersebut mengundang perhatian warga sekitar, banyak warga yang mengikuti arak-arakan pelaku.
Dalam narasi video tersebut, disebutkan pelaku berpura-pura menjadi sopir travel dadakan. Ia menawarkan harga murah dengan rute Jakarta-Cilacap.
Setelah mendapatkan penumpang, ia membawa penumpangnya berputar-putar hingga berhari-hari.
Disebutkan pula ada dua korban yang telah melaporkan kejadian tersebut ke pihk berwajib.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengkonfirmasi pihak kepolisian mengenai kasus tersebut.
Baca Juga: Kelewat Kreatif, 5 Pelesetan Merek Mobil ini Bikin Tertawa Tipis
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Bersepeda Pakai Masker, Seorang Pria Beriwayat Sakit Jantung Wafat
-
Sedih, Ayah Serahkan Anak ke Petugas PSBB karena Tak Mampu Beli Susu
-
Larangan Mudik, Jasa Marga Catat 171 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta
-
Sepinya Sejumlah Rest Area Pada H+4 Lebaran
-
Viral Polisi di Ambon Hukum Pecut Warga yang Tak Pakai Masker
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah