Suara.com - George Floyd, seorang warga Amerika Serikat yang meninggal akibat tidak bisa bernapas karena ditahan oleh polisi, jenazahnya akan akan dibawa ke kampung halamannya.
Menyadur dari The Fox, Minggu (31/05) menurut Wali Kota Houston mengatakan bahwa jenazah George Floyd akan dibawa ke kotanya. Houston sendiri merupakan kota tempat di mana Flyod dibesarkan.
Kematiannya setelah seorang perwira polisi Minneapolis menekan lututnya selama penangkapan telah memicu protes di seluruh AS, akan kembali ke kota tempat ia dibesarkan.
Floyd adalah penduduk asli Houston sebelum pindah ke Minnesota. Wali Kota Houston, Sylvester Turner mengatakan pada konferensi pers bahwa jenazah Floyd akan kembali ke Houston tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Menurut keterangan wali kota, pihak keluarga belum mengumumkan rencana pemakaman.
"Ini adalah kota yang menjadi tempat tumbuh George Floyd. Dan jasadnya akan kembali ke kota ini. Jadi kami berfokus untuk membantu dan menguatkan keluarganya," ujar Wali Kota Turner, dikutip dari Fox News.
Sylvester Turner berbicara bersama Kepala Polisi Houston, Art Acevdeo, yang mengatakan departemennya telah menangkap lebih dari 130 orang sejak protes dimulai pada Jumat (29/05) di kota terbesar keempat di negara bagian.
Floyd yang berusia 46 tahun, dibesarkan di salah satu lingkungan kota yang didominasi kulit hitam. Floyd juga dikenal sebagai bintang di Sekolah Menengah Jack Yates dan bermain di pertandingan kejuaraan negara bagian tahun 1992 di Houston Astrodome. Saat itu Yates kalah dari Temple dengan skor akhir 38-20.
Kematian Floyd hari Senin dan pembunuhan terhadap pria kulit hitam lain yang dilakukan polisi AS telah memicu demonstrasi keras di seluruh negeri.
Baca Juga: Soroti Kasus Kematian George Floyd, Agnez Mo: Hatiku Sakit
Petugas polisi yang menekan leher Floyd dengan lututnya hingga ia tak bisa bernapas telah ditangkap pada Jumat (29/05) dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir