Suara.com - Ribuan kendaraan tidak bisa masuk ke wilayah DKI Jakarta selama lima hari penyekatan arus mudik yang berlangsung sejak 27 Mei hingga 31 Mei 2020. Total ada 14.500 kendaraan yang terpaksa harus kembali ke daerahnya masing-masing lantaran tidak mempunyai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).
Penindakan tersebut merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Dalam hal ini, setiap masyarakay yang ingin keluar dan masuk Ibu Kota harus mempunyai SIKM.
"Selama lima hari penyekatan arus balik lebaran, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memutar balik 14.500 kendaraan bermotor," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020).
Pada penindakan hari Rabu (27/5/2020), sebanyak 2.898 kendaraan harus putar balik lantaran tak memiliki SIKM. Esoknya, Kamis (28/5/2020), sebanyak 3.095 kendaraan diputarbalikkan oleh polisi.
Selanjutnya pada Kamis (29/5/2020), sebanyak 2.329 kendaraan diputarbalikkan. Pada Jumat (30/5/2020) sebanyak 2.541kendaraan dan pada Sabtu (31/5/2020) sebanyak 3.637 kendaraan.
"Kendaraan diputarbalikkan pada penyekatan di 9 titik wilayah DKI dan 11 titik luar wilayah DKI. Paling banyak kami putarbalik di luar DKI sebanyak 11.147 kendaraan, dalam DKI hanya 3.353," ujar Yusri.
Berikut sembilan titik DKI Jakarta:
- Pos Polisi Kalideres, Jakarta Barat.
- Pos Joglo Raya, Jakarta Barat.
- Pos Polisi Karang Tengah, Jakarta Barat.
- Jalan Raya Bogor Jakarta Timur.
- Jalan Raya Bekasi Jakarta Timur.
- Jalan Raya Kalimalang Jakarta Timur.
- Layang UI Jakarta Selatan.
- Perempatan Pasar Jumat Jakarta Selatan.
- Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan.
Sebelas titik luar DKI Jakarta:
- Jalan Syekh Nawawi Kabupaten Tangerang.
- Gerbang Tol Cikupa Kabupaten Tangerang.
- Jalan Raya Serang Kabupaten Tangerang.
- Jalan Raya Maja Kabupaten Tangerang.
- Jalan Jasinga Kabupaten Bogor.
- Jalan Ciawi-Cianjur Kabupaten Bogor.
- Jalan Ciawi-Sukabumi Kabupaten Bogor.
- Jalan Raya Tanjung Sari Kabupaten Bogor.
- Jalan Raya Pantura Kabupaten Bekasi.
- Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi.
- Ruas Tol Cikarang Km 47 arah Jakarta Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Banyak Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test
Berita Terkait
-
Polisi Amankan Aktor DS Karena Kasus Narkoba
-
Banyak Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test
-
Ravio Patra Pertanyakan Surat Penangkapannya Usai Diciduk Polisi di Trotoar
-
Penyekatan Arus Balik Diharapkan Tekan Penyebaran Covid-19 di Jabodetabek
-
Sebanyak 12.710 Permohonan SIKM Ditolak, Banyak di antaranya ART
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan