Suara.com - Beredar sebuah rekaman video di media sosial yang menayangkan seorang pria berlari keluar sebuah hotel dengan kondisi telanjang bulat.
Informasi yang dihimpun Kabar Medan--jaringan Suara.com, peristiwa ini terjadi di depan sebuah hotel di Jalan Waru, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, mengaku peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam (28/5/2020).
Kepada polisi, AAD mengaku awalnya mengajak seorang perempuan bernama Windi untuk bertemu dan berkenalan melalui aplikasi MiChat. Mereka sepakat bertemu di Jalan Waru.
“Setelah bertemu Windi mengajak AAD ke Hotel OYO Prime Inn kamar 305 untuk mandi membersihkan diri,” katanya, kemarin.
Sesampai di kamar mandi, AAD bertemu seorang waria bernama Zega yang kemudian keluar dari kamar mandi.
Saat itu, katanya, AAD tidak menutup pintu kamar mandi dan melihat Zega membuka pintu kamar hotel, masuklah satu orang waria lagi Reza Iqbal alias Brenda.
Brenda kemudian mengambil pakaian dan tas berisi HP dan kunci sepeda motor. AAD ketakutan dan memohon kepada Reza mengembalikan pakaian dan tasnya tetapi Brenda menolak.
“Reza mengancam AAD dengan mengatakan kau bayar Rp5 juta kalau gak ku gorok kau,” ujarnya menirukan.
Baca Juga: Harlah Pancasila, Ormas di Jakarta akan Gelar Aksi Bakar Bendera PKI
Mendengar omongan Reza, AAD ketakutan dan langsung melarikan diri keluar dari kamar hotel dengan bertelanjang sambil berteriak meminta tolong.
Sesampai di depan hotel, warga yang mendengar langsung mendekati AAD dan menanyainya. AAD meminta tolong dan mengaku dirampok di kamar 305.
“Warga langsung masuk hotel menuju kamar 305 dan menemukan 3 orang di kamar tersebut. Warga marah dan meminta pakaian dan tas AAD dikembalikan,” jelasnya.
Tiga orang tersebut ditangkap warga ke lobi hotel. Mendapat laporan adanya keributan, Personel Polsek Medan Baru mendatangi lokasi kejadian. Namun, dalam kasus ini tidak ada yang ditahan.
“Mereka sudah berdamai tanpa adanya paksaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ferdian Paleka Disorot Media Asing, Diberitakan di AS hingga Inggris
-
Pasca Ferdian Paleka Dipelonco, Tahanan Dilarang Terima Makanan dari Luar
-
Waria Berharap Tak Ada Manusia Seperti Ferdian Paleka Lagi
-
Begini Kondisi Ferdian Paleka Usai Diplonco Tahanan Senior
-
Viral Video Ferdian Paleka Diplonco, Polisi Sudah Periksa Penjaga Tahanan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT