Suara.com - Seorang bintang film dewasa asal Australia 'diusir' dari pesawat ketika ia menyerukan aksi protes atas kematian George Floyd di dalam pesawat.
Menyadur New York Post, Elle Knox, seorang bintang film dewasa ini 'diusir' dari penerbangan dari Houston ke San Francisco dalam perjalanan ke Sydney pada hari Selasa (3/6/2020) ketika dia memberikan pidato singkat mengenai kematian George Floyd.
"Ini bukan negara saya, saya orang Australia. Tapi saya perhatikan demokrasi Anda (AS) terancam. Jangan berpuas diri. Tentukan sejarah yang Anda inginkan." katanya dikutip dari New York Post.
Menurut pengakuannya yang ia tulis di Twitter, sejumlah penumpang yang mendengar pidatonya "merasa terancam," dan kemudian menghubungi polisi. Ketika pesawat yang ditumpanginya mendarat di San Francisco, ia dikawal turun dari pesawat.
Knox mengklaim bahwa dia kemudian diberitahu bahwa dia tidak diizinkan untuk membuat "pernyataan politik" di pesawat, dan dia terancam tidak dapat melanjutkan penerbangan berikutnya ke Sydney.
"Saya diberitahu bahwa saya tidak dapat membuat pernyataan politik tentang United Airline, saya mengatakan kepada mereka bahwa ini adalah pernyataan hak asasi manusia," tulisnya di akun Twitter-nya.
Menurut seorang perwakilan United Airlines, mereka mendatangkan polisi karena bintang film itu menolak permintaan pramugari untuk duduk sebentar saat pesawat sedang berjalan di landasan pacu.
"Ketika pesawat mendarat, dia bangkit dan mulai berteriak. Anda tidak boleh berdiri di landasan yang aktif. Tidak ada yang boleh. Ini masalah keamanan." kata Frank Benenati, juru bicara United Airlines. Dia mengatakan isi pidato Knox tidak ada hubungannya dengan mengapa dia dikawal turun dari pesawat.
"Penumpang ini menolak untuk mengikuti instruksi ketat anggota kru pesawat saat pesawat sedang meluncur di landasan," kata United Airlines dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Bahan Kimia untuk Bubarkan Aksi Protes Floyd Berpotensi Sebarkan Covid-19
Bintang film berusia 28 tahun tersebut kemudian meminta maaf atas tindakan dan kemudian diizinkan untuk melanjutkan perjalannya.
“Keterlibatan penegakan hukum sepenuhnya karena keselamatan dan keamanan penumpang, awak, dan pesawat itu sendiri. Setelah berbicara dengan penumpang mengenai kejadian ini - yang kemudian meminta maaf atas tindakannya - dia diizinkan untuk melanjutkan perjalanannya ke Sydney." jelasnya.
Saat ditanya oleh seorang pengguna Twitter mengapa dia tidak ikut aksi protes, Knox mengklaim dia tidak bisa.
"Jika aku bisa, aku akan protes! Tapi saya tidak bisa, jadi saya menggunakan suara saya di mana saya bisa. Saya lebih suka melakukan apa yang saya lakukan, daripada tetap diam," jawabnya kepada satu pengguna Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
-
Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa
-
Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru