Suara.com - Seorang perempuan tega meludahi seorang pegawai restoran cepat saji di Singapura. Insiden peludahan itu sempat terekam oleh kamera warganet dan kemudian menjadi viral di internet.
Menyadur dari Channel News Asia, perempuan bernama Lin Si Ting berumur 42 tahun diduga meludahkan air liurnya sebanyak dua kali kepada seorang pegawai perempuan bernama Beniga Analou Gomez di restoran cepat saji KFC di Mal Nex Serangoon, Singapura.
Tak hanya meludah, Lin juga mengucapkan kata-kata kasar kepada Gomez pada tanggal 22 April lalu sekitar pukul 12.50 siang.
Lin kemudian didakwa di pengadilan pada Rabu, (10/6/2020) dengan tiga tuduhan dakwaan.
Ia dituduh telah melakukan tindakan kriminal karena meludahi pegawai, melontarkan kata-kata kasar, dan tidak mengenakan masker dengan benar.
Saat peristiwa itu terjadi, Lin hanya menggantungkan tali masker di kedua telinganya namun bukan menutupi mulut dan hidungnya, melainkan menutupi dagunya.
Polisi mengatakan bahwa mereka mengambil tindakan serius kepada Lin atas "perilaku kasar dan tidak bertanggung jawab" terutama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.
"Semua orang perlu memainkan peran mereka dengan menjadi orang yang bertanggung jawab secara sosial, memperhatikan kebersihan pribadi, dan perhatian kepada orang lain, terutama kepada staf layanan yang melayani masyarakat dengan upaya terbaik mereka d masa-masa sulit ini," kata polisi.
Sementara itu, Lin yang telah didakwa tersebut bermaksud untuk mengajukan banding tanpa menggunakan pengacara.
Baca Juga: Kemenag Minta Pengurus Masjid Tegas dalam Berlakukan Protokol Kesehatan
Ia akan kembali ke pengadilan untuk konferensi pra-sidang pada 1 Juli mendatang.
Dalam dakwaan itu, Lin terancam dipenjara selama tiga bulan dan/atau denda mencapai 1500 Dolar Singapura, atas kasus perlakuan kasarnya.
Sementara untuk kasus penggunaan masker yang tidak benar, Lin terancam penjara hingga enam bulan dan/atau denda mencapai 10.000 Dolar Singapura.
Berita Terkait
-
Hits: Agar Anak Betah Pakai Masker, Jumlah Kentut Normal dalam Sehari
-
Berapa Lama Masker Dipakai & Harus Ganti? Ini Kata Jubir Covid-19 dr Reisa
-
Agar Rambut Lebih Sehat, Cardi B Bikin Masker Rambut Pakai Alpukat!
-
10 Masker Kain dengan Desain Unik yang Bikin Susah Nahan Tawa
-
Penggunaan Masker Bisa Picu Hiperkapnia, Atasi dengan Cara Ini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi