Suara.com - Pemerintah Brasil mulai melonggarkan lockdown di berbagai kota besar seperti Sau Paoulo dan Rio de Janeiro kendati kasus infeksi virus Corona makin meningkat.
Menyadur The Global and Mail, pemerintah Sao Paulo mulai membuka sektor bisnis kendati pada, Rabu (10/6/2020), telah terjadi peningkatan kasus kematian Covid-19.
Setidaknya 340 pasien Covid-19 di Sao Paulo meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Hal itu membuat total kematian di kota tersebut telah mencapai 9.862, atau seperempat dari keseluruhan kematian di Brasil.
Toko-toko mulai kembali dibuka dengan himbauan mematuhi protokol kesehatan di mana pembeli harus menggunakan masker dan penjual menyediakan hand sanitizer.
Seorang karyawan toko bernama Vanessa Pereira mengaku khawatir dengan kondisi negaranya yang justru melonggarkan lockdown di tengah kasus infeksi yang meninggi.
"Saya takut karena infeksi virus terus bertambah, tapi pada saat yang sama kami harus pergi bekerja," ujar Vanessa dikutip The Global and Mail, Kamis (11/6/2020).
"Kami harus membeli barang-barang untuk dijual, walaupun kami memakai masker."
Pelonggaran lockdown di Brasil akan berlangsung secara bertahap. Setelah membuka pertokoan, pusat perbelanjaan dijadwalkan akan dibuka pada hari ini, Kamis (11/6/2020).
Demi menghindari penyebaran virus, mal-mal hanya diizinkan buka selama empat jam sehari, sebagaimana dikatakan otoritas setempat.
Baca Juga: Studi: Wabah Ebola Baru di Kongo Kemungkinan Berasal dari Hewan
Keputusan untuk membuka kembali berbagai sektor bisnis di Brasil telah didukung oleh Presiden Jair Bolsonaro, yang sejak awal memang punya sikap menentang ahli kesehatan dalam penanganan pandemi.
Merujuk data Worldometers.info, Brasil kekinian menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan kasus infeksi virus Corona tertinggi di belakang Amerika Serikat.
Hingga Kamis (11/6/2020), negara di Amerika Selatan itu telah mencatatkan 775.184 kasus infeksi, di mana angka kematian mencapai 39.797 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026